Proyek Jalan Bokong-Lelogama Rp185 M Gagal Diselesaikan Kontraktor

  • Bagikan

KORANTIMOR.COMKUPANG – Proyek Peningkatan Jalan Bokong-Lelogama di Kabupaten Kupang dengan pagu anggaran senilai Rp 185 Milyar telah gagal diselesaikan oleh 4 (empat) kontraktor hingga akhir masa kontrak pada tanggal 10 Desember 2019. Padahal Dinas PUPR NTT telah memperpanjang waktu pelaksanaan pekerjaan dengan melakukan addendum waktu kontrak selama 35 hari kerja.

Berdasarkan Data yang dihimpun Tim Media ini, 4 kontraktor pelaksana Proyek Peningkatan Jalan Bokong-Lelogama adalah PT. Nusa Jaya Abadi dengan nilai kontrak sekitar Rp 35,4 M (segmen 1), PT. Surya Agung Kencana dengan nilai kontrak sekitar Rp 37,8 M (segmen 2), PT. Bumi Permai Nusantara dengan nilai kontrak sekitar Rp 46,7 M (segmen 3), dan PT. Berlian Aseal’s Murni dengan nilai kontrak sekitar Rp 48,3 Milyar. Realisasi fisik pada 4 segmen tersebut hingga pekan lalu hanya sekitar 70-an persen.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) NTT, Ir. Maksi Nenabu, MT yang dikonfirmasi Tim Wartawan di ruang kerjanya, Rabu (11/12/19) sore, membenarkan ketidakmampuan 4 kontraktor pelaksana dalam menyelesaikan pekerjaan Peningkatan Jalan Bokong-Lelogama sepanjang 40 km tersebut.

Swipe up untuk membaca artikel

Menurutnya, realisasi pekerjaan Jalan Bokong-Lelogama bervariasi pada 4 segmen yang dikerjakan oleh para kontraktor.

“Kondisi terakhir. Pada segmen 3 sekitar 90-an persen. Pada segmen 1 dan 2 masih sekitar 60-an persen. Sedangkan pada segmen 3 sekitar 80-an persen.” Ungkap Nenabu.

  • Bagikan