POTENSI PEMANFAATAN SERAT KULIT BATANG TANAMAN WIDURI (CALOTROPIS GIGANTEA), SEBAGAI PENGUAT MATERIAL KOMPOSIT (Yeremias, M.Pell)

  • Bagikan
Tanaman Widuri

POTENSI PEMANFAATAN SERAT KULIT BATANG TANAMAN WIDURI (CALOTROPIS GIGANTEA), SEBAGAI PENGUAT MATERIAL KOMPOSIT

Yeremias M. Pell, ST, M.Eng (Dosen Program Studi Teknik Mesin Fakultas FST UNDANA Kupang)

 

Swipe up untuk membaca artikel

Tanaman widuri dengan nama ilmiah calotropis gigantea merupakan salah satu tipe tanaman tropis yang tumbuh melimpah dihampir setiap pulau di Indonesia.

Beberapa nama daerah untuk tanaman widuri antara lain, Sumatera: rubik, biduri, lembega, rembega, rumbigo. Jawa: babakoan, badori, biduri, widuri, saduri, sidoguri, bidhuri, burigha. Bali: Manori, maduri.

Di Nusa Tenggara ada sebutan muduri, rembiga, kore, kroko, kolonsusu, modo kapauk, modo kampauk. Sulawesi: rambega (http://forum.upi.edu/v3/index.php? topic =16145.0) .

Widuri termasuk tumbuhan perdu dan berumur menahun (perenial), dapat dilihat pada gambar di bawah ini. Gambar diambil di salah satu pinggir jalan di Kota Kupang.

Tanaman Widuri (foto tanaman Widuri diambil dari salah jatu jalan di Kota Kupang)

Oleh orang Kupang dan sekitarnya, tanaman widuri disebut kolon susu dan ada juga yag menyebutnya kolam susu.

Hal ini karena getah putih yang dikeluarkan oleh hampir semua bagian tanaman jika dilukai. Getah ini sangat pekat dan sangat berbahaya jika terkena pada mata.

Sedangkan di Daerah Flores Timur, tanaman ini dinamakan keroko. Bagi kebanyakan orang NTT bahkan di Indonesia saat ini, jika ditanya tentang tanaman ini, banyak juga yang tidak tahu.

  • Bagikan