Pantai Sulamanda Butuh Air Bersih dan Listrik serta Kendaraan Sampah

  • Bagikan
Koran Timor
Pantai Sulamanda, Desa Mata Air-Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang

KUPANG – KORAN TIMOR.COM – Setelah mendapat sentuhan inovasi wisata, pengunjung ke lokasi wisata Pantai Sulamanda di bulan Oktober hingga November ini meningkat. Bahkan ada pengunjung yang tidak kebagian spase dan harus mencari lokasi wisata lain. Namun tantangan ikutan dari pertumbuhan ini yaitu akses air bersih dan listrik serta kendaraan sampah dan jalur keluar kendaraan yang masih perlu dipenuhi.

Pantai Sulamanda, Desa Mata Air-Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang

Demikian penyampaian Kepala Desa Mata Air, Benyamin Kanuk saat ditemui awak media [17/11/2019] di Pantai Sulamanda.

Swipe up untuk membaca artikel

Pasca Rapat Koordinasi [RAKOR] seluruh camat dan kepala desa zona 3 Kabupaten Kupang [15/11/2019], setiap hari Jumat Pemerintah Desa Mata Air melakukan RAKOR di pantai Sulamanda.

“Kami mengecek tingkat pengunjung ke lokasi wisata Pantai Sulamanda berapa orang dan berapa besar dampaknya bagi peningkatan pendapatan pelaku kuliner di lokasi wisata Sulamanda. Darinya kita bisa mengukur tingkat pertumbuhan pengunjung ke Sulamanda dan dampak pertumbuhan ekonomi masyarakat seperti apa.” Tandas Benyamin Kanuk.

Baca Juga :  Pemprov NTT Siapkan Rp 50 Milyar Untuk Budidaya Ikan Kerapu di Mulut Seribu

Kades yang pernah meraih sepatu emas acara Kick Andy tersebut dengan wajah sumringah menceritakan bahwa setiap hari pelaku kuliner di lokasi Pantai Sulamanda meraup pendapatan minimal rata-rata Rp 200.000 hingga Rp 500.000 lebih/hari.

Khusus untuk pendapatan BUMDES, lanjut Kades Benyamin, di bulan Oktober mencapai angka di atas Rp 8 Juta. Posisi data per 17 November sudah mencapai Rp 3 Juta lebih. Dalam setiap hari Minggu bisa mencapai Rp 1.500.000.

  • Bagikan