Edukatif, Investigatif, Faktual, Berimbang

Kristo Haki: “Menuju Pilkada TTU 2020, Gerindra Prioritaskan Kadernya”

0 102

KORANTIMOR.COM – KUPANGMenuju Pilkada Kabupaten Timor Tengah Utara [TTU], Partai Gerindra prioritaskan kadernya dan kadernya siap untuk maju dan menang. Tetapi jika tidak diakomodir dalam paket yang diusung pun, kader Gerindra siap dan tetap menghormati keputusan Partai demi kebaikan yang lebih besar yakni pembangunan masyarakat.

Kristo Haki: Tengah dari kanan, berkemeja putih.

Demikian hasil diskusi awak media dengan salah seorang kader muda Partai Gerindra sekaligus Calon Wakil Bupati Termuda Kabupaten Timor Tengah Utara [TTU], Kristo Haki di sela kegiatan fit and proper test oleh DPD Partai Gerindra NTT kemarin di Hotel Romyta-Oebufu, Kota Kupang pada Kamis, 30/1/2020.

Bacawabub TTU periode 2020-2025 Partai Gerindra itu menceritakan banyak hal terkait fit and proper test. Salah satu dari materi pertanyaan fit and proper test dibeberkan Kristo ialah soal kesiapan pribadi. “Ketika saya sudah maju, pantang bagi saya untuk mundur.” Jawab Kristo lantang.

Lebih lanjut tentang kesiapannya seperti apa? Kristo menjawab bagaimana loyalitasnya kepada Partai [Gerindra] mempersiapkan kader partai di TTU dan ia siap untuk bertarung dengan siapa pun pasangan yang akan dihadapi. Kenapa? Lanjut Kristo, karena GERINDRA  memiliki 3 kursi yang bisa berkoalisi dengan partai lain, memenuhi 6 kursi. Oleh karena itu membangun koalisi adalah suatu keharusan.

“Jadi sampai saat ini kita belum tuntas soal koalisi. Apakah Gerindra harus dengan PDIP ataukah harus dengan Golkar, untuk sementara ini sedang berpropes. Komunikasi kita tidak hanya terlepas sampai fit and proper test ini. Informasi yang kita sampaikan pada saat fit and proper test ini akan menjadi pertimbangan apakah kader itu diusung atau tidak diusung. Dari fit and proper test tadi saya yakin bahwa kader Gerindra akan diusung.” Tandas Kristo

Pernyataan bapak Eston kemarin, lanjut Kristo, menegaskan bahwa kader Partai Gerindra akan menjadi prioritas. Tetapi dilain sisi ketika partai harus membuat keputusan untuk kepentingan yang lebih besar tanpa mengakomodir kadernya, itu juga harus dihormati karena tentu keputusan itu sudah melalui berbagai kajian dan analisis serta pertimbangan yang matang.

“Bahwa kita maju untuk menang, dan bukan sekedar maju sebagai peserta untuk melengkapi pesta demokrasi ini. Saya pikir Gerindra tidak demikian. Target Gerindra harus menang.” Ujar Kristo sambil mengangguk yakin.

Selain kesiapan pribadi, Kader Muda Gerindra itu menguraikan antara lain; pertama, analisa dan pendapat soal pemetaan kekuatan wilayah kader. Misalnya soal dari wilayah mana dan kekuatan pendukung yang dimiliki calon serta peta potensi kemenangannya.

Kedua, tentang pandangan kader sendiri terhadap kader partai lain yang mendaftar ke Gerindra. Kader memberikan masukan-masukan terkait kader lain kepada panitia fit and proper test untuk dikaji secara profesional. “Jangan sampai kita memberikan informasi yang terbatas yang nantinya akan mempengaruhi keputusan panitia tentang siapa yang akan diusung.” Pungkas Kristo.

Ketiga, ditanya soal kesiapan materi dan sebagainya. Kristo menegaskan bahwa ia sepribadi namanya ketika kita memutuskan untuk maju ya artinya sudah siap dan memang harus siap. Loyalitasnya terhadap partai baginya tidak ada tawar menawar. “Untuk bertarung saya siap.” Jawab Krito lagi.

Terkait siapa-siapa saja yang ikut fit and proper test di Gerindra, Bacabub TTU itu menjawab bahwa untuk Gerindra di TTU, Dirinya sendiri [=Kristo Haki] dan Ketua DPC Gerindra TTU. Keduanya maju sebagai calon Wakil Bupati TTU. Sedangkan untuk Calon Bupati ada Drs. Eusabius Binsasi dari kalangan profesional dan Frengki Saunoa dari kalangan politisi dan yang saat ini masih Anggota DPRD TTU.

Menurut Kristo tentu ini akan menjadi pertimbangan dari panitia fit and proper test sendiri yakni Ketua Panitia  Maxi Ebutho dan Agustinus Bria Seran serta Dominggus Umbu Sasa. Panitia tersebut tadi sudah menggodok informasi dari para calon itu sendiri. Sedangkan untuk keputusan, akan dibawa lagi ke tingkat DPP karena proses final itu akan ada di DPP.

Langkah selanjutnya setelah fit and proper test ini yakni membangun komunikasi dan konsolidasi yang lebih kencang lagi dengan parta-partai lain karena ini belum paket. TTU belum paket karena masing-masing mendaftar sebagai Cabub dan Cawabub. Karena belum paket maka kita harus membangun komunikasi yang lebih kencang dan intens dengan partai lain seperti Golkar, Hanura, PDIP untuk bagaimana kita melihat peluang-peluang yang ada.

“Misalnya saat ini kita melihat bahwa Nasdem sementara ini menunggu paket mana yang muncul. Sedangkan partai lain selain Nasdem harus berkoalisi.” Tandas Kristo.

Terkait strategi Gerindra sendiri di pertarungan Pilkada TTU, Kristo menegaskan bahwa tentu Gerindra memiliki strategi tersendiri sebagai sebuah partai politik, tetapi untuk sementara ini itu masih domain Partai Gerindra dan belum saatnya untuk disingkap.

Tetapi Gerindra tetap berharap adalah memenangkan figur yang akan diusung. Baik itu kader dari Gerindra maupun di luar Gerindra, tetapi ia siap untuk menggunakan ‘kostumnya Gerindra’ dan sudah menyetujui harapan dari Partai Gerindra untuk menang. terutama bagaimana TTU itu lebih berbenah dan bisa menjadi lebih baik dari hari ini yakni sejahtera.

Terkait pertanyaan sejauhmana komunikasi dan konsolidasi dengan figur-figur calon Bupati, Krito Haki menjawab sejauh ini sudah membangun komunikasi dengan sejumlah figur seperti Drs. Eusabius Binsasi dan Agus Titulasi [Golkar].

Selain itu komunikasi juga dibangun dengan tokoh-tokoh lintas agama karena pemuka-pemuka agama memiliki pandangan tertentu tentang Daerah TTU kedepan seperti apa. Walau bukan rana dan tugas mereka, tetapi mereka memiliki tugas untuk mengkomunikasi dan menghubungkan satu partai dengan parta lain. Informasi dari para tokoh agama bisa menjadi suatu  kekuatan koalisi yang baik untuk menghasilkan pemimpin yang membangun Daerah TTU menjadi lebih baik.

Pada prinsipnya sebagai calon bupati TTU saya membangun komunikasi dan konsolidasi dengan semua unsur terkait di Kabupaten TTU untuk  membangun Daerah TTU menjadi lebih baik kedepan. [kt/kos]

Comments
Loading...