Edukatif, Investigatif, Faktual, Berimbang

Camat Ile Mandiri: “Tidak Ada Penyelewengan Administrasi Dan Keuangan”

0 125

KORANTIMOR.COMFLOTIMPara Staf Pegawai Kecamatan Ile Mandiri Kabupaten Flores Timur mengeluhkan adanya dugaan penyelewengan administrasi keuangan SPPD oleh Camat Ile Mandiri, Drs. Ramon Piran. Namun Piran menjawab bahwa tidak ada penyelewengan administrasi keuangan.

Camat Ile Mandiri, Drs. Ramon Piran

Dugaan penyelewengan administrasi keuangan di kecamatan Ile Mandiri Kabupaten Flores Timur menjadi berita hangat media akhir-akhir ini dan mengundang banyak polemik.

Santos, salah satu staf di Kecamatan ile Mandiri, Selasa 31/12/2019, kepada tim awak media mengungkapkan banyaknya keluhan dan pertanyaan pegawai Kantor Kecamatan Ile Mandiri tentang SPPD di bendahara Kecamatan Ile Mandiri dan menemukan jawaban bahwa uang tersebut masih dipakai Camat Ile Mandiri.

“Sebelum libur natal, ada beberapa kawan termasuk saya menanyakan uang SPPD di Bendahara Kecamatan, Markus Sia Lian, namun pak Markus mengatakan kalau uang masih dipakai Bapak Camat.” Papar Santos.

Saya mau jawab apa pada teman teman, lanjut Santos, sementara keuangan nihil. Ada Rp 9.736.000 yang masih belum terbayar.

“Saya tidak mau disalahkan, makanya saya bikin surat pernyataan pada hari Sabtu tanggal 28/12/2009. Namun surat pernyataan itu salah penulisan tahun [yakni tanggal Dua Puluh Delapan Desember Dua Ribu Sembilan]. Yang benar sesuai maksud saya adalah 2019 [Dua Ribu Sembilan Belas]. Pada kesempataan ini pula saya menyampaikan bahwa semua permasalahan sudah terselesaikan. Saya sudah mencabut surat pernyataan itu.” Ujar Markus.

Sementara Camat Ile Mandiri, Drs. Ramon Piran, ketika di hubungi awak media pada Kamis 2/01/2020 menjelaskan bahwa sebenarnya tidak ada penyelewengan administrasi atau keuangan apapun di Kecamatan Ile Mandiri.

“Berita yang disebarkan di media itu dibesar-besarkan saja. Penyelewengan itu terjadi kalau keterangan itu dari pihak inspektorat, bukan dari bendahara kecamatan. Kalau pun ada selisih keuangan, pasti dari inspektorat memberikan teguran di kecamatan, dan bukan teguran di media. Saya yakin staf saya akan bekerja profesional, bukan kerja karena suatu kepentingan.” Tandas Ramon Piran. (KT//tim)

Comments
Loading...