Edukatif, Investigatif, Faktual, Berimbang

Terakreditasi B, UPG 45 Akan Mewisuda 331 Lulusannya Pada 21 Desember

0 931

KORANTIMOR.COMKUPANGTerakreditasi B, UPG 45 akan mewisuda 331 orang mahasiswa/i pada 21 Desember 2019 mendatang. Melalui momentum tersebut lembaga ini ingin menyampaikan kepada publik NTT bahwa UPG 45 sudah bangkit dari persoalannya telah siap menjadi lembaga pendidikan dengan output lulusan yang berkwalitas.

Ketua Panlak Kegiatan Wisuda UPG 45, Uly J. Riwu Kaho, Sp, M.Si

 

Demikian penyampaian Ketua Panlak Wisuda UPG 45 NTT, Uly J. Riwu Kaho, Sp, M.si saat dijumpai awak media di ruang kerjanya di kampus UPG 45 [5/12/2019].

Menurut Uly, semua persiapan by administrasi sudah mencapai 90%. Persyaratan wisuda yang disyaratkan oleh Kemendikbud RI seperti data mahasiswa sudah memenuhi FORMLAP dan sudah dilakukan reservasi nomor ijaza nasional. Selanjutnya semua akan diupload di sistem verifikasi ijaza eletronik secara online.

Uly menambahkan bahwa yang istimewa dari wisuda kali ini adalah bahwa acara wisuda diagendakan diakhir tahun 2019 [=bulan Desember]. Sekaligus UPG 45 NTT akan lakukan ibadah syukuran dan Ibadah Natal bersama di kampus UPG 45 NTT.

“Kita akan menggunakan tema “Utuslah Aku.” Tema ini sesuai refleksi pengalaman pergumulan perguruan tinggi ini yang akan mengutus para wisudawan wisudawatinya pergi ke masyarakat dan membangun masyarakat. Kita berharap mereka akan menjadi duta lembaga ini dan sekaligus pembawa pesan kepada publik bahwa kampus ini sudah bangkit dari keterpurukannya. Kita sudah keluar dari persoalan yang sungguh berat.” Jelas Uly.

Lebih lanjut Ketua Panlak Acara Wisuda Periode III UPG 45 NTT itu mengungkapkan bahwa tantangan UPG 45 NTT adalah membangun kembali image dan kwalitasnya. Tentu tidak mudah tetapi terbukti bahwa wisuda kali ini selain diikuti 11 prodi, UPG 45 NTT membekali para lulusannya dengan akreditasi yang mumpuni. “Ijaza mereka dibagian prodi akan ditulis akreditasi B.” Tandas Uly.

Akreditasi UPG 45 NTT sementara berproses di UNPT dan Desember ini atau Januari 2020 akan diverifikasi. Jadi target pemerintah bahwa tahun 2020 seluruh perguruan tinggi dan prodi institusi di NTT terakreditasi, saat itulah UPG 45 NTT sudah memenuhi seluruh persyaratan akreditasinya.

Uly Rihi Kaho juga membeberkan bahwa wisuda UPG 45 NTT periode III ini juga sekaligus pesan kepada publik NTT bahwa:

1] wisuda tersebut suatu bukti dari perguruan tinggi kepada masyarakat inilah yang dikerjakan dan dihasilkan oleh perguruan tinggi UPG 45. Institusi tersebut ingin menyampaikan kepada masyarakat dan pemerintah hasil kerja UPG 45 NTT selama ini.

“Mereka [para wisudawan/wisudawati] ini kita utus ke masyarakat dengan bekal ilmu yang telah teruji kwalitasnya. Indikatornya ialah akreditasi C, B, dan A. Dalam istilah saat ini; baik, baik sekali, dan sangat baik. UPG 45 berada di strata baik sekali.” Jelas Uly.

Oleh karena itu, lanjut Uly, kita berharap mereka yang sudah kita hasilkan dan kirim kembali ke masyarakat dan pemerintah, selanjutnya berguna bagi masyarakat dan pemerintah sesuai kwalifikasi mereka.

2] kita ingin menyampaikan kepada masyarakat dan pemerintah serta stakeholders bahwa kampus ini sudah baik. Jadi tidak ada lagi alasan bagi generasi pelajar untuk pergi keluar Daerah dan belajar disana karena kita sudah ada disini dengan akreditasi sangat baik.

Ketika kita mulai bangkit ditahun 2018, banyak mahasiwa/i yang datang. Hingga 2019 ini kita sudah memiliki 500 lebih mahasiswa/i. Hal ini diluar expestasi UPG 45 NTT mengingat sebelumnya hanya diperkirakan akan ada 100 hingga 200 mahasiswa/i.

“Kita berharap tahun depan akan ada lebih banyak lagi mahasiswa/i yang datang. Kita sudah menyiapkan infrastruktur dan dosen pengajar, dsb.” Harap Uly.

UPG 45 dalam wisuda kali ini akan mengutus para lulusan terbaiknya dengan IPK 3,98. Itu dari Fakultas Hukum dan Fakultas Ekonomi. Kami berharap mereka yang lulus dengan predikat cum laude nantinya dapat mengakplikasikan ilmunya secara baik di masyarakat.

Namun bagi UPG 45 NTT, lanjut Uly, soal cum laude atau tidak, lembaga ini sudah membekali mereka dengan kompetensi-kompetensi sesuai jurusan mereka masing-masing.

Terbukti tahun lalu dari mereka yang lulus CPNS, ada 600 lebihnya adalah alumni UPG 45 NTT. Jumlah ini belum termasuk mereka yang berwirausaha dan yang bekerja di sektor swasta dan sebagainya.

Rektor UPG 45 NTT, David R.E Selan, SE, MM

 

Terkait hal tersebut, Rektor UPG 45 NTT, David R.E. Selan SE, SM ditemui di tempat berbeda, menegaskan harapannya agar para lulusan UPG 45 NTT yang akan diwisuda mampu mengaktualisasikan ilmu pengetahuan dan keahliannya di masyarakat dan di tempat kerjanya.

“Harapan kita setelah mereka selesai dan diwisuda outputnya harus lebih berkwalitas dan konsetrasinya harus lebih terjamin dan maksimal. Kita harap mereka mampu mengaktualisasikan diri sebagai seorang sarjanah dan ahli yang bisa memberikan terang bagi masyarakat dan lingkungan kerjanya.” Tandas David. [kos//kos].

Comments
Loading...