Edukatif, Investigatif, Faktual, Berimbang

BNNP NTT Mencatat Baru 5 Dari 37 OPD di NTT Melakukan Tes Urine

0 190

KORANTIMOR.COMKUPANGBNNP NTT melakukan tes urine kepada 5 OPD di lingkup Pemda NTT. Ke lima OPD itu antara lain Badan Pengelola Perbatasan, Bappelitbangda NTT, Dinas perhubungan propinsi, Satpol PP provinsi NTT,Dinas PUPR NTT.

Kegiatan ini dilakukan BNNP NTT untuk deteksi dini pencegahan Narkotika di kalangan ASN lingkup pemerintah provinsi NTT.

Demikian hasil press release BNNP NTT pada Selasa, 26/11/2019 di Kantor BNNP NTT Jl. PALAPA-Kota Kupang.

Hadir mewakili BNNP NTT; Lia Novika Ulya, SKM Kasie Pemberdayaan Masyarakat BNNP NTT, Kabid P2M BNNP NTT Hendrik Rohi, M.H dan Kasie Pencegahan Markus Raga Djara
menyampaikan press realese kepada awak media, Selasa 26/11/2019 di Kantor BNNP NTT.

Kasie Pemberdayaan Masyarakat Lia Novika Ulya, menjelaskan bahwa baru 5 OPD dari 37 OPD yang seharusnya melakukan tes urine. Tes urine menggunakan biaya dari OPD masing–masing.

Selama pelaksanaan test urine pihaknya menemukan zat keras atau anti depresi akibat resep dokter kepada pasien yang pengaruhnya sama dengan Narkotika.

Hasil pemeriksaan menemukan ada yang tubuhnya positve terkontaminasi obat keras yang mengandung narkotika. Hasil informasi ini berdasarkan bukti resep dokter yang ditunjukkan peserta test urine.

Sementara itu Kasie Pencegahan, Markus Raga Djara pada kesempatan bicaranya memaparkan ada banyak kendala yang dihadapi dalam upaya mencegah penyalahgunaan dan peredaran Gelap narkotika.

“ Belum semua Bupati dan Wakil Bupati serta OPD di NTT tahu dan implementasikan Instruksi Presiden tentang Rencana Aksi Nasional ( RAN) Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Narkoba.” Ungkap Markus.

Lebih lanjut Markus menjelaskan masing-masing SKPD lingkup Instansi Pemerintah NTT harus melaksanakan tes urine secara rutin dan berkala dengan menggunakan biaya dari masing-masing instansi .

Dalam pelaksanaan tes urine, BNNP NTT menyiapkan tenaga ahli dan media, guna menunjang kegiatan tersebut.

Untuk tindakan preventif deteksi dini, lanjut Markus, setiap instansi pemerintah di NTT belum melakukannya secara maksimal dan belum merata. Padahal anggaran untuk pengecagah narkoba telah dikucurkan. (mas/kus)

Comments
Loading...