Edukatif, Investigatif, Faktual, Berimbang

Yuliana Beribe: “Per 2019 BNNP NTT Tangkap 3 Pengedar Narkoba”

0 198

Koran Timor-Kupang-Bidang Pemberantasan BNNP NTT berhasil menangkap 3 pengedar dan pengguna narkotika per September tahun 2019.

Kedua dari kanan: Kabid Pemberantasan BNNP NTT, Yuliana Beribe Saat Press Release BNNP NTT (14/11/2019)

Hal ini disampaikan Kabib Pemberantasan Tindak Pidana Penggunaan dan Pengedaran Narkotika BNNP NTT, Yuliana Beribe, SH pada Press Release Bidang Pemberantasan Narkotika Triwulan III (14/11/2019).

Yuli menyebut 3 tersangka antara lain TAT pria berusia 36 tahun asal Aimere, Ngada, seorang wiraswasta yang sehari-hari berprofesi sopir bus.

Kedua, berinisial MT 47 tahun asal Ende dan berprofesi sebagai pengemudi. Ketiga, SL alias M berusia 43 tahu, Perempuan berasal dari Tanjung Perak Timur Surabaya.

Lokasi penangkapan dua dari ketiga tersangka yakni di kompleks pelabuhan laut Labuan Bajo Kabupaten Manggarai Barat dan 1 orang lagi di Tanjung Periok, Surabaya-Jawa Timur.

Hasil penyidikan antara lain barang bukti metaphetamin 0,078 kg. Kedua rokok Sempurna Mild Putih, Pirexs, jaket motif bergaris warna hitam, HP Nokia dan OPO,

Detelah Pemeriksaan, Bidang Pemberantasan BNNP NTT melakukan pemberkasan.

Setelah pemberkasan keduanya diserahkan ke JPU PN Labuan Bajo.

September 2019 berkas dinyatakan lengkap (P.21). Lalu para tersangka diserahkan bersama barang bukti ke PN Labuan Bajo pada tanggal 12 November 2019.

Setelah itu oleh Hakim PN Labuan Bajo dilakukan sidang pada Selasa 29 September 2019.

Tersangka TS penjara 5 thn. MT penjara 6 tahun, SL alias M 7 tahun.

Yuli menguraikan kronologi pengungkapan kasus ini bahwa Juni 2019 Jumat tanggal 21 Juni 2019 pukul 23.00 WITA.

Petugas Pemberantasan Penyebaran dan Penyalahgunaan Narkotika, BNNP NTT melakukan penangkapan MT bersama TAT di dalam kompleks pelabuhan laut Labuan Bajo Kabupaten Manggarai Barat.

Saat itu MT dan TAT betsama bebonceng sepeda motor membawa Narkoba jenis sabu.

Keduanya lalu dibawah untuk pemeriksaan. Dari hasil pemeriksaan teridentifikasi tersangka lain namun tersangka dimaksud sedang berada di luar NTT yakni SL.

Oleh kecekatan BNNP NTT bergerak cepat menangkap SL Di Surabaya Jatim.

Setelah menangakp SL ketiganya dibawa ke BNNP NTT untuk periksa lanjut.

Hasil penyelidikan terhadap ketiganya lalu diserahkan bersama barang bukti untuk selanjutnya dibawa ke tuntutan dan pengadilan.

“BNNP NTT Bidang Pemberantasan kerja siang malam untuk memberantas penyebaran Narkotika di NTT.” Tandas Yuliana.

Sekanjutnya Yuli minta bantuan informasi jika masyarakat memukan orang-orang atau rekan yang menurut pantauan masyarakat ada orang yang teridentifikasi menyalahgunakan narkotika agar segera melaporkan ke BNNP NTT.

Kabib Pemberantasan BNNP NTT itu juga mengungkapkan bahwa Bidang Pemberantasan Penyebaran dan Penyalahgunaan narkotika punya keterbatasan. Namun dukungan masyarakat dan media bisa membuat Bidang Pemberantasan BNNP NTT dapat berhasil.

Jumlah personil Bidang Pemberantasan BNNP hanya 14 orang dengan cakupan wilayah NTT yang luas dengan karakter geografis yang beragam.

“Walau demikian kami tidak patah semangat. Kami optimis dan berdedikasi untuk majukan BNNP NTT.” Tegas Yulia.

Lebih lanjut Yulia juga mengharapkan Medsos dan Media mendukung BNNP NTT dalam tugas dan kinerja Bidang Pemberantasan melalui informasi atau pemberitaan.

Terkait kinerja Yulia mengungkapkan bahwa BNN RI memberi 8 target capaian BNNP NTT. Namun untuk bidang pemberantasan BNNP NTT mendapat 5 target.

Yuli menegaskan terhitung 21 November 2019 target Bidang Pemberantasan narkotika terpenuhi sesuai ketentuan BNN RI.

“Namum Personil Bidang Pemberantasan BNNP NTT tidak puas sampai disitu. Kami tetap berdedikasi untuk membesarkan BNNP NTT. Karena kami besar dan hidup di BNNP NTT.” Papar Yulia menutup pembicaraanNya. (Maskus)

Comments
Loading...