Edukatif, Investigatif, Faktual, Berimbang

Tim PKM Prodi Teknik Mesin FST. Undana Adakan Pelatihan Kesiapsiagaan Bencana Bagi Warga Kelurahan Oesapa

0 74

 

KORANTIMOR.COM – KUPANG – Tim Program Kemitraan Masyarakat (PKM) Program Studi (Prodi) Teknik Mesin Fakultas Sains dan Teknik (FST) Universitas Nusa Cendana Kupang mengadakan Pelatihan Kesiapsiagaan Bencana bagi Masyarakat Pesisir Pantai Kelurahan Oesapa-Kota Kupang.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di rumah salah satu warga RT.001/RW.001Kelurahan Oesapa, Kota Kupang pada Kamis (17/06/2021) dengan diikuti oleh 25 peserta, diantaranya; 15 pengurus dan anggota Kelompok Program Keluarga Harapan (PKH) Kasih 2 sebagai mitra kegiatan, 10 orang tim PKM yang terdiri dari 6 orang dosen dan 4 orang mahasiswa Teknik Mesin, FST Undana dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan (prokes).

Tim PKM Prodi Teknik Mesin FST Undana yang diketuai Rima N. Selan, ST., MT beranggotakan enam orang dosen; Dr. Jefri S. Bale, ST., M.Eng., Dr. Jahirwan UT. Jasron, ST., MT., Gusnawati, ST., M.Eng., Adi Y. Tobe, ST., MT., Ben V. Tarigan, ST., MM., dan Wenseslaus Bunganaen, ST., MT.

Ketua Tim PKM Prodi Teknik Mesin FST Undana, Rima N. Selan, ST., MT, sambutannya  mengatakan, bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk Pengabdian kepada masyarakat, khususnya masyarakat pesisir yang juga mengalami bencana (Badai Seroja, red) pada April 2021 lalu. Alasannya, karena ditemukan masih terdapat masyarakat pesisir pantai yang belum memiliki pengetahuan kesiapsiagaan bencana, sehingga diharapkan kegiatan PKM dapat menciptakan jiwa siap siaga dan tanggap darurat bencana bagi masyarakat mitra.

“Ibu-ibu Kelompok PKH Kasih 2 sebagai mitra kami. Kami harapkan mendapat transfer Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Iptek) dan pengalaman langsung dari pakar di bidangnya, dan nantinya mereka transfer juga ke masyarakat sekitarnya, tentunya termasuk ke keluarga mereka masing-masing,” jelas Rima.

Sementara itu, Elsje W.A.Sjioen, S.Sos., M.Si., selaku narasumber kegiatan tersebut memaparkan, bahwa bencana merupakan peristiwa/rangkaian peristiwa yang mengancam dan mengganggu kehidupan dan penghidupan masyarakat. Bencana disebakan oleh alam, non alam serta manusia yang mengakibatkan korban jiwa, kerusakan, kerugian lingkungan dan harta benda serta dampak psikologis.

Elsje W.A.Sjioen, S.Sos., M.Si saat pemaparan materi di hadapan warga pesisir pantai Kelurahan Oesapa-Kota Kupang (17/06)

“Lebih dari 204 juta penduduk, termasuk kita yang di pesisir tinggal di daerah rawan bencana, bencana di daerah pesisir yang harus diwaspadai antara lain; gelombang pasang, gempa dan tsunami serta angina putting beliung,” ungkapnya.

Elsje di momentum yang sama, juga mengenalkan jenis bencana alam dan cara menghadapinya. “Pendidikan dan pengetahuan tidak akan menghentikan terjadinya bencana alam tetapi akan membantu manusia mengurangi korban dan kerugian, sehingga dengan menyelamatkan diri sendiri diharapkan dapat menyelamatkan orang lain pula,”tegas Elsje.

Lebih lanjut, Aplonia Lanu, selaku Ketua PKH Kasih 2, pada kesempatan itu menyampaikan terima kasihnya kepada Tim PKM yang sudah mempercayakan kelompok mereka menjadi mitra pengabdian.

“Ini merupakan berkat buat kami, diberi kepercayaan sebagai mitra dan kesempatan mendapatkan tambahan pengetahuan terkait kebencanaan, kami berharap ini bukanlah yang terakhir tetapi merupakan awal, sehingga ke depannya masih diberi tambahan pengetahuan lainnya,”harap Aplonia. Pada kesempatan ini tim PKM juga menyerahkan 15 paket sembako kepada peserta kegiatan. (gsn/tim)

Comments
Loading...