Edukatif, Investigatif, Faktual, Berimbang

Ketua DPD Demokrat NTT Kutuk Rencana KLB Abal-Abal

0 33

 

KORANTIMOR. COM – KUPANG – Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi NTT, Dr. Jefri Riwu Kore, MM, MH, mengutuk keras rencana penyelenggaraan Kongres Luar Biasa (KLB) abal-abal yang dipaksakan sejumlah pihak dengan tujuan merusak kepemimpinan Partai Demokrat yang sah dibawah nahkoda Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurthi Yudhoyono (AHY) .

Pernyataan Ketua DPD NTT itu disampaikan dalam press release yang diterima media ini melalui pesan WhatsApp/WA pada Kamis (4/3/2021).

“Kami memastikan bahwa Ketua DPC yang ada di 22 Kabupaten/Kota solid dan tegak lurus dengan kepemimpinan AHY, bahkan seluruh Ketua DPC sudah menandatangani pernyataan loyalitas dan kebulatan tekad kepada AHY dan juga telah menandatangani surat bahwa tidak memberikan mandat kepada siapapun untuk mewakili DPC-DPC untuk mengikuti KLB,” tandas Riwu Kore.

Menurutnya, DPD Partai Demokrat NTT telah melakukan Rapimda secara virtual pada dua pekan sebelumnya, sementara untuk agenda berikutnya DPD Partai Demokrat NTT telah menjadwalkan untuk melakukan Rakorda pada jumat (5/3/2021).

Sosok yang akrab disapa Jeriko ini melanjutkan bahwa, tujuan dari Rakorda tersebut adalah untuk membangun soliditas, semacam apel siaga agar memastikan 100% pemilik suara dari NTT loyal, “kami yakin sepenuhnya bahwa mereka loyal terhadap AHY,” ucap Jeriko.

Jeriko juga menegaskan bahwa sekalipun KLB jadi dilakukan, dirinya meyakini bahwa tidak akan ada peserta pemilik suara sah yang hadir, baik mewakili Ketua DPD maupun Ketua-Ketua DPC, “itu keyakinan kami, karena semua satu tarikan napas dengan kepemimpinan AHY,” yakin Jeriko.

Oleh sebab itu, lanjutnya, DPD Partai Demokrat NTT menolak penyelenggaraan KLB illegal dengan suara fiktif.

“Inikan pemilik suara tidak ada yang hadir, jadi saya menyebutnya fiktif, bagaimana mereka bisa mengambil keputusan diluar anggaran dasar/anggaran rumah tangga Partai Demokrat, ini saya pastikan KLB fiktif, suaranya fiktif maka KLBnya juga fiktif,” tutup mantan anggota DPR RI ini. (red/tim)

Comments
Loading...