Edukatif, Investigatif, Faktual, Berimbang

Beritakan Pembangunan Puskesmas Lambunga Asal Jadi, Oknum Kontraktor Aniaya Wartawan

0 74

KORANTIMOR.COM – LARANTUKA – Oknum kontraktor (inisial AD) proyek pembangunan Puskesmas Lambunga, Kecamatan Kelubagolit, Adonara dan sejumlah anak buahnya diduga melakukan penganiayaan/tindak kekerasan (yakni menarik, mencekik dan memukuli) terhadap jurnalis media terasntt.com, Agustinus Lamahoda pada Sabtu (16/1/2021), terkait pemberitaan medianya yang menyoroti kerja sang kontraktor yang asal jadi dan tidak sesuai RAB.

Demikian informasi yang diperoleh tim media ini dari korban melalui rilis tertulis pada Sabtu (16/01/2021) pukul 22.11 Wita.

“Awalnya saya dikejar kontraktor, saya ditarik dan diancam. Setelah itu, sang kontraktor panggil pekerjanya dan langsung menganiaya saya,” jelas Agustinus.

Menurut korban, kasus ini bermula dari pemberitaan medianya (terasntt.com) yang menyoroti pembangunan gedung Puskemas Lambunga, Kecamatan Kelubagolit, Adonara, yang dinilai asal jadi dan tidak sesuai RAP.

Pemberitaan itu pun ditanggapi komisi C DPRD Flotim dengan melakukan monitoring ke lokasi proyek Puskesmas. Sebagai wartawan, Agustinus pun ikut bersama rombongan anggota komisi DPRD Flotim guna melakukan peliputan. Namun nahas, Agustinus malah dianiaya kontraktor pelaksana.

Terkait kasus tersebut, Pemimpin Redaksi teras-ntt.com, Thomas Duran menyayangkan sikap brutal kontraktor dan pekerjanya terhadap wartawannya. Ia juga tegaskan tetap mendukung proses hukum terhadap sang kontraktor tersebut dan anak buahnya.

“Sebagai pimpinan, saya mendorong kasus ini untuk diproses sesuai perundangan yang berlaku. Dan, secara lembaga, tidak akan tinggal diam terus mendukung proses agar tidak terjadi hal yang sama terhadap para wartawan di kemudian hari,” tandasnya.

Keluarga dan korban telah melaporkan kasus ini ke Polsek Adonara.

Kapolres Flotim, AKBP I Gusti Puti Suka Arsa melalui Kasat Reskrim Polres Flotim, Iptu I Wayan Pasek membenarkan adanya kejadian itu.

“Sedang ditangani Polsek Adonara,” ujarnya. (kt/tim)

 

Comments
Loading...