Edukatif, Investigatif, Faktual, Berimbang

Buku ‘Pesona Baju Adat Pengantin Indonesia’ Diterima Dekranasda dan DWP Kota Kupang

0 5

KORANTIMOR.COM – Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) dan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Kupang telah menerima buku “Pesona Baju Adat Pengantin Indonesia” dari Ketua Bhayangkari Polres Kupang Kota, Ny. Yunita Satria Perdana. Buku tersebut diterima oleh Ketua DWP Kota Kupang, Ny. Lousje Marlinda Funay-Pellokila mewakili Ketua Dekranasda Kota Kupang, Ny. Hilda Riwu Kore-Manafe.

Penyerahan buku terbitan Dekranasda Indonesia itu berlangsung di Ruang Rapat Garuda, Kantor Walikota Kupang, Selasa (05/01) pagi.

Selain dua organisasi tersebut, buku “Pesona Baju Adat Pengantin Indonesia” juga diserahkan kepada Persatuan Istri Anggota (PIA) DPRD Kota Kupang, yang diterima langsung oleh ketuanya Ny. Wiwiek Loudoe.

Ketua Bhayangkari Polres Kupang Kota, Ny. Yunita Satria Perdana dalam sambutannya, berpesan agar buku tentang baju adat pengantin se-Indonesia itu bisa menjadi referensi untuk lebih berkreasi lagi dalam membuat baju adat pengantin.

“Semoga ini bisa menjadi referensi bagi kita yang ada di NTT untuk lebih banyak berkreasi lagi di baju adat pengantin, memodifikasi lagi baju-baju adat pengantin yang ada tanpa merubah patern/ pola dasar baju pengantin di NTT,” tuturnya.

Menurutnya, baju pengantin NTT kaya akan ragam dan sangat bagus; seperti dari Sabu, Timor, Sumba, Lembata dan Alor. Ia mengharapkan adanya buku tersebut, dapat bermanfaat para ibu yang ada di organisasi wanita, untuk bagaimana memodifikasi beberapa baju pengantin modern. Juga menjadi masukan dalam mengenalkan tentang budaya daerah lain kepada generasi muda.

“Saya berharap semoga buku ini bermanfaat untuk ibu-ibu dan generasi muda di NTT,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua DWP Kota Kupang yang diwakili Ny. Lousje Marlinda Funay-Pellokila dalam sambutanya, menyampaikan terima kasih kepada organisasi Bhayangkari Polres Kupang Kota atas pemberian buku kepada Dekranasda Kota Kupang dan DPW Kota Kupang. “Tentunya buku ini sangat bermanfaat untuk menambah dan memperkaya khazanah pengetahuan akan baju adat pengantin yang ada di Indonesia,” ujarnya. (red/PKP)

Comments
Loading...