Edukatif, Investigatif, Faktual, Berimbang

Menkes RI Apreasiasi Dukungan Pemprov NTT dan Pemkot Kupang Terkait Pembangunan RSUP

0 15

KORANTIMOR.COM – KUPANG –

Menteri Kesehatan RI, Letjen TNI (Purn) Dr. dr. Terawan Agus Putranto, Sp. Rad (K) mengapresiasi Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Pemerintah Kota Kupang yang sudah memberikan dukungan dan bersinergi dengan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dalam komitmen bersama Pembangunan Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Kupang.

Menteri Kedehatan RI, dr. Terawan Agus menyampaikan sambutan dalam acara peletakan batu pertama pembangunan RSUP Kupang (03/12)

Hal tersebut disampaikan Menkes RI,Dr Terawan Agus dalam sambutannya saat acara Peletakan Batu Pertama Pembangunan Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Kupang pada Kamis (3/12/2020).

“Saya berikan apresiasi pada Pemprov NTT dan Pemkot Kupang yang memberikan dukungan dan komitmennya dalam pembangunan RSUP ini. Terutama penyediaan lahan yang potensial dan terentang luas. Terima kasih untuk hal tersebut. Saya berharap dukungannya tidak sampai di sini saja, dan akan terus berlanjut. Karena itu kami mohon dukungan Pemda untuk nantinya bisa merevitalisasi jalan sebagai akses utama ke rumah sakit ini, dan karena nantinya pembangunan sudah selesai, maka masyarakat akan banyak yang datang tinggal di sekitar ini,” kata Menteri Terawan.

Menteri Terawan juga mengatakan, pembangunan RSUP tersebut bukan hanya bertahan puluhan tahun, tapi ratusan tahun dan akan terus dilanjutkan. “Kita kembangkan dan perbaiki, sesuaikan dengan perkembangan zaman; baik bentuk fisiknya maupun peralatan. Karena peralatan di bidang kesehatan itu terus berubah dan terus maju, dan teknologi di bidang kesehatan terus berubah dan berkembang. Kita harus bisa adaptif dengan perubahan zaman,” ujarnya.

Sebelumnya, kata Menteri Terawan, dalam perencanaan pembangunannya saya lihat ada sumber air yang baik disini yang bisa memenuhi kebutuhan operasional rumah sakit dan saya langsung menyetujuinya. Karena bagaimanapun air menjadi salah satu kebutuhan dasar manusia dan sangat dibutuhkan dalam operasional rumah sakit.

Diakhir sambutanya,Menkes RI itu menyampaikan harapannya bahwa dengan adanya RSUP tersebut, dapat memenuhi dukungan pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

Sementara itu, Wakil Gubernur NTT Drs. Josef A. Nae Soi, MM yang hadir pada kesempatan itu turut memberikan apresiasi kepada Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. “Terima kasih pada Kementerian Kesehatan, terutama pada Bapak Menteri Kesehatan yang dengan memberikan perhatian bagi kami Provinsi NTT, dalam hal ini pembangunan RSUP Kupang. Beliau ini orang baik yang dipercayakan Presiden Jokowi dalam mengatasi persoalan di bidang kesehatan”, kata Wakil Gubernur.

Wagub NTT, Josep A. Nae Soi

Menurut Wagub Nae Soi, NTT butuh pelayanan kesehatan yang baik. Rumah sakit ini tentunya akan sangat membantu masyarakat sebagaimana pembangunan di bidang kesehatan adalah bagian integral dari pembangunan nasional yang bertujuan meningkatkan kesadaran, kemauan dan kehidupan masyarakat untuk hidup sehat.

Sementara itu, Dirjen Pelayanan Kesehatan Kemenkes RI Prof. dr. Abdul Kadir, Ph.D, Sp.THT-KL (K), MARS mengatakan, nilai pekerjaan fisik gedung RSUP Kupang sebesar Rp 350,2 Milyar dan direncanakan akan dibangun dalam kurun waktu 20 bulan. “Kita harapkan paling lambat pertengahan 2022 RSUP ini sudah bisa beroperasi. Sumber pembiayaannya dari pinjaman bank dunia (world bank) melalui program Indonesian Supporting Primary Health Care Reform (I-SPHERE),” jelas dr. Abdul.

Abdul Kadir menambahkan bahwa sesuai lahan yang disiapkan Pemprov NTT, sesuai sertifikat itu adalah 18 hektar. Diantaranya akan digunakan untuk pembangunan gedung utama rumah sakit, area penunjang, ruang terbuka hijau, pembangunan asrama dan rumah dinas, serta sarana pendidikan dan pelatihan. Untuk pembangunan gedungnya memiliki ketinggian 4 lantai.

Dirgen Kemenkes RI, Prof., Dr., Abdul Kadir., P.hd., SP.,TH.KL (K)., MARS

“Sesuai hasil kajian pembangunan ini mengacu pada master plan pemgembangan rumah sakit pada tahap pertama dibangun seluas 26.500 meter persegi dengan kapasitas 212 tempat tidur yang terdiri dari fungsi pelayanan rawat jalan, rawat inap, gawat darurat, kamar operasi, layanan intensif umum, paru, jantung, bayi, pelayanan laboratorium, radiologi, kebidanan, rehabilitasi medis, bank darah, dan penunjang lainnya. Termasuk juga kami telah menyiapkan desain kebutuhan layanan penyakit covid 19,” bebernya.

dr. Abdul juga mengatakan, “diharapkan RSUP ini dapat memberikan pelayanan spesialistik dan subspesialistik yang profesional, berkesinambungan, intensif, nyaman dan bertanggungjawab yang ditunjang dengan sarana dan prasarana serta alat kesehatan modern.”

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Melki Laka Lena yang juga memberikan apresiasi kepada Kemenkes dan Pemprov NTT serta Pemkot Kupang dalam mewujudkan pembangunan RSUP Kupang tersebut. (hmsntt/red)

Comments
Loading...