Edukatif, Investigatif, Faktual, Berimbang

BMPS Bolelebo Festival 2020, Walikota Kupang Ingin Anak-Anak Tetap Kreatif di Masa Covid

0 127

KORANTIMOR.COM – KUPANG –

Kegiatan Badan Musyawara Pengurusan Swasta (BMPS) Festival 2020 sangat baik untuk pengembangan bakat dan talenta anak-anak di Kota Kupang. Meskipun berada dalam masa pandemi Covid-19, anak-anak tetap perlu mengembangkan kretivitasnya dengan mengedepankan protokol kesehatan dalam pelaksanaan BMPS.

Demikian dikatakan Walikota Kupang, Dr. Jefirstson R. Riwu Kore, S.E., M.M. T saat membuka kegiatan BMPS Bolelebo Festival 2020 di Aula Rumah Jabatan Walikota Kupang pada Jumat (17/11/2020).

“Kita tidak bisa tertidur saja ataupun di rumah saja karena Covid, tetapi kita punya kegiatan yang luar biasa BMPS Festival 2020, red) untuk meningkatkan semangat dari pada anak-anak kita, juga mental dari pada anak-anak kita,” tandas Jefri Riwu Kore.

Walikota Kupang, Jefri Riwu Kore saat memberi sambutan pada pembukaan BMPS Bolelebo Festival 2020 (17/11/2020)

Menurut Walikota Kupang itu, kegiatan tersebut merupakan satu kegiatan yang sudah dipikirkan dampak atau juga kegunaan bagi semua anak-anak di Kota Kupang, yang akan memberikan sesuatu penguatan mental bagi anak-anak. Oleh karena itu, Ia juga menyampaikan terimakasih kepada BMPS NTT selaku penyelenggara kegiatan ini karena banyak manfaat yang bisa didapatkan dari kegiatan tersebut.

“Bukan dari segi pendidikan saja, tetapi bagaimana meningkatkan mental anak-anak kita di kemudian hari. Kalau ini terus dikerjakan oleh swasta maupun negeri atau seluruh stakeholder pendidikan, maka mental anak-anak didik kita akan menjadi sesuatu yang luar biasa,” ujarnya.

Lebih dari itu, Walikota Jefri Riwu Kore mengatakan bahwa saat ini Pemerintah Kota Kupang memiliki berbagai program untuk membantu pelajar di Kota Kupang. “Ada program untuk anak-anak sekolah, seperti pembagian baju seragam, tas sekolah, dan buku tulis untuk siswa SD dan SMP. Kita menyadari betul baju seragam ini, memang ada yang butuh, ada yang tidak butuh. Namun bagi pemerintah kota ini adalah bentuk perhatian khusus bagi anak-anak sekolah di Kota Kupang,” ungkapnya.

Menurutnya, Pemkot Kupang telah menginstruksikan agar pembagian seragam bagi anak SD dan SMP dilaksanakan secara merata; baik bagi pelajar dari keluarga mampu ataupun sebaliknya. Bahkan ia menginformasikan bahwa untuk tahun depan akan diprogramkan pemberian sepatu bagi anak SD dan SMP di Kota Kupang. “Tahun depan pemberian baju seragam dan buku tulis tetap dilakukan, sedangkan tas sekolah akan kita ganti dengan sepatu sekolah,” tandasnya.

Diakhir sambutannya Jefri Riwu Kore berpesan kepada peserta lomba agar memanfaatkan kesempatan lomba tersebut secara baik mengingat banyak hal positif yang bisa didapatkan didalamnya. Kegiatan BMPS memberikan makna luar biasa bagi anak-anak, membangun karakter dalam diri, yang kadang-kadang kita tidak dapatkan itu di sekolah dan kedepan dapat memberikan modal luar biasa bagi peningkatan karakter dari pada anak-anak kita. “Selamat melaksanakan pertandingan atau lomba.” ucapnya.

Sementara itu, Ketua BMPS NTT, Winston Neil Rondo dalam laporannya dihadapan Walikota Kupang dan tamu undangan yang hadir, menyampaikan latar belakang tentang BMPS. Dikatakannya, puluhan tahun yang lalu saat sekolah negeri belum ada, sekolah-sekolah swasta utama di negeri ini. Diantaranya seperti Taman Siswa, Majelis Pendidikan Katolik, Majelis Pendidikan Kristen, Sekolah-sekolah Muhammadiyah berkumpul dan meletakkan dasar untuk keadaban publik sehingga pemimpin – pemimpin terdahulu bisa baca tulis dan mereka sepakat membentuk Badan Musyawarah Perguruan Swasta.

Ketua BMPS NTT, Winston Neil Rondo

Terkait dengan pelaksanaan kegiatan BMPS Bolelebo Festival 2020, Winston mengatakan bahwa walau di tengah masa pandemi Covid-19 saat ini, kegiatan BMPS tetap dilaksanakan dengan mengedepankan protokol kesehatan.

“Kegiatan ini bertujuan untuk memberi semangat dan memberi spirit bagi dunia pendidikan kita. Walaupun di tengah pandemi, kita maju terus, kita ingin anak-anak kita tetap produktif, tetap tampil di depan. Karena kita percaya bahwa dengan membangun semangat yang baru, produktifitas, maka kita tetap sanggup untuk memastikan bahwa anak-anak kita punya pendidikan tetap berjalan lancar,” ungkapnya.

Winston juga memastikan kegiatan ini akan terus mengedepankan protokol kesehatan. “Tim kami akan memberikan hand sanitizer terus menerus dan kita tetap selalu menggunakan masker. Ini untuk memastikan bahwa kita tetap produktif, dengan tetap mentaati protokol kesehatan,” ujarnya.

Winston juga pada kesempatan sama menyampaikan terimakasih atas dukungan Pemerintah Kota Kupang untuk sekolah swasta di Kota Kupang selama ini. Termasuk pemberian bantuan sosial bagi guru-guru SMA/SMK Swast a yang diserahkan oleh Sekda beberapa hari lalu. Sebelumya juga lewat Forum Guru Honor baik TK / SD / SMP Negeri maupun Swasta diberi bantuan sosial Covid-19 dari Pemerintah Kota Kupang yang diserahkan oleh Walikota. “Kami bangga bahwa pak Walikota itu punya komitmen yang besar untuk mengurusi dunia pendidikan, tidak hanya pendidikan negeri tapi juga pendidikan swasta,” ungkapnya.

Kegiatan tersebut dihadiri sebanyak 107 siswa dari Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama Swasta di Kota Kupang, mengikuti kegiatan. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) NTT dibuka oleh Wali Kota Kupang, Dr. Jefirstson R. Riwu Kore, S.E., M.M. Turut hadir mendampingi Wali Kota pada kesempatan tersebut, Sekretaris Daerah Kota Kupang, Fahrensy P. Funay, SE.,M.Si, Plt. Asisten Pemerintahan dan Kesra, Edi Yanuar Dally, SH, M.Si, Asisten Ekonomi Pembangunan, Ir. Elvianus Wairata, M.Si.

Sedangkan item lomba dan peserta lomba kegiatan Bolelebo Festival 2020 antara lain; lomba mewarnai untuk Siswa kelas 1-3 Tingkat SD diikuti 34 Peserta. Lalu lomba Fashion Show Tingkat SD diikuti 17 peserta. Kemudian lomba Fashion Show untuk Siswa/I SMP diikuti 33 Peserta dan lomba Menyanyi Solo SMP Swasta diikuti oleh 23 Peserta. (kt/kota)

Comments
Loading...