Edukatif, Investigatif, Faktual, Berimbang

Walikota Kupang: Bantuan Sembako dan Seragam Sekolah serta Beasiswa PIP Tidak Bertujuan Politik

0 55

KORANTIMOR – KUPANG –

Penyerahan bantuan Pemerintah Daerah Kota Kupang berupa Sembilan Bahan Pokok (Sembako) kepada para guru dan pegawai honorer serta seragam sekolah dan beasiswa Program Indonesia Pintar (PIP) kepada siswa/i Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Tingkat Pertama (SLTP) se-Kota Kupang ditujukan kepada masyarakat dan siswa yang membutuhkan. Hal itu sudah sesuai regulasi dan bukan tujuan politik.

Demikian disampaikan Walikota Kupang, Jefri Riwu Kore dalam sambutannya sesaat sebelum penyerahan bantuan sembako kepada guru dan pegawai hononer, dan seragam sekolah serta beasiswa PIP kepada siswa/i SD dan SLTP se-Kota Kupang di Rumah Jabatan Walikota Kupang pada Jumat (23/10/2020).

“Kita bantu mereka sesuai regulasi. Dan saya siap bertanggungjawab terhadap apa yang kita kerjakan saat ini. Tidak ada unsur politiknya. Kita bekerja jujur, kita bekerja benar. Tidak ada tipu-tipu disini dan tidak ada pencuri! Kita bekerja sungguh buat masyarakat dan para siswa-siswi yang membutuhkan,” tandasnya.


Seperti disaksikan media ini, Jefri Riwu Kore dihadapan para guru dan pegawai hononer dan siswa/i penerima bantuan seragam sekolah dan beasiswa PIP mengungkapkan, bahwa selama ini pemerintahannya belum mampu berbuat banyak bagi para guru honor.

“Kita memperjuangkan mereka untuk menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN), tetapi belum bisa karena terlalu banyak tantangan yang luar biasa.Tetapi percaya, kalau kita bekerja dengan benar-benar dan berjuang dengan sungguh-sungguh, semua akan mendapatkan hasil,” ujarnya menguatkan.

Sedangkan terkait seragam sekolah bagi siswa/i SD dan SLPT, Walikota Kupang itu mengatakan bahwa program pembagian seragam sekolah sudah dibahas dan disetujui oleh Dewan Perwakilan Rakyat daerah (DPRD).

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan (Kadispendik) Kota Kupang, Dumuliahi Djami pada kesempatan bicaranya mengatakan bahwa pemberian sembako bagi guru honor dan pegawai merupakan hasil kordinasi dengan Dinas Sosial Kota Kupang. “Memang tidak semua yang diusulkan mendapat bantuan ini. Hal ini disebabkan karena ada regulasi dan syarat-syarat yang tidak terpenuhi,”ungkapnya

Kadis Djami juga menambahkan, untuk tahun 2019-2020 guru honor yang mengabdi kurang lebih lima tahun keatas berjumlah 1.142 orang dan sudah mendapat uang transportasi dari Pemerintah Kota Kupang sebesar Rp 500,000/bulan. “Untuk tahun 2021 kita juga sudah mengusulkan ke Pendapatan Asli Daerah (PAD) untuk mendapatkan hak yang sama,” katanya.

Lalu untuk pakaian seragam sekolah dan perlengkapan yang dibagikan kepada siswa-siswi SD dan SLTP se-Kota Kupang, ada sebanyak 50.759 paket seragam yang akan di distribusikan ke setiap sekolah.

Kemudian terkait dengan pemberian bantuan beasiswa PIP, Dispendik Kota Kupang juga menyerahkan bantuan beasiswa kepada 11.254 siswa/i. Bantuan beasiswa itu menurut Dumul berdasarkan SK dari Pemkot Kupang. Penerima bantuan beasiswa PIP untuk siswa/i SMP sebanyak 1.748 dan yang sudah dicairkan sebanyak 1.691 siswa/i. Sedangkan sisanya 57 orang siswa/i belum cair (sementara dalam proses, red). Sementara beasiswa PIP untuk SD ada sebanyak 9.506 orang. Yang sudah cair 7.200 orang dan belum cair sebanyak 2.306 orang.

Hadir mendampingi Walikota Kupang dalam kegiatan tersebut antara lain Ibu Hilda Manafe selaku anggota BPD RI, Kepala Dinas (Kadis) Pendidikan dan Kebudayaan (Dispendik), Drs.Dumuliahi Djami,M.Si dan Kepala Dinas Sosial Kota Kupang, Lodwyk Djungu Lape. (kt/tim)

Comments
Loading...