Edukatif, Investigatif, Faktual, Berimbang

Welcome to LCR Hotel di Ende, Dijamin Anda Nyaman 

0 65
KORANTIMOR.COM – KUPANG –

Welcome to LCR Hotel di Ende, Flores – NTT. LCR Hotel menawarkan kenyamanan bagi tamu yang menginap di hotel dengan fasilitas dan pelayanan yang boleh dikatakan memadai di Kota Ende. Bagi manajemen Hotel LCR, kenyamanan tamu saat menginap merupakan kewajiban yang harus diberikan kepada tamu.

Demikian dikatakan Manajemen LCR Hotel, Benny Kristian kepada awak media Jumad pekan lalu. “Bagi LCR Hotel, kenyamanan bagi tamu yang menginap merupakan kewajiban yang harus kami berikan. Karena itu kami tidak saja menyediakan fasilitas kamar yang memadai tapi kami juga memberikan pelayanan terbaik dan prima bagi setiap tamu,” ujar Benny.

Karena itu pihaknya berusaha menghadirkan hotel dengan fasilitas memadai dan pelayanan prima untuk menjawab banyaknya keluhan para tamu. “Sebelumnya, banyak keluhan tamu terkait manajemen hotel, pelayanan hotel serta fasilitas hotel belum standar yang membuat para tamu kurang merasa nyaman saat menginap. Karena itu LCR Hotel lahir untuk menjawab keluhan-keluhan itu,” jelasnya.

Menurut Benny, kehadiran LCR Hotel guna menjawab kurangnya kapasitas dan fasilitas hotel yang memadai di Kota Ende.

“Banyak hotel di Ende yang pelayanannya sering dikomplain oleh tamu. Kehadiran LCR hotel ini tidak hanya sekedar tempat menginap saja namun langsung dikelola secara profesional yakni ada manajemennya, ada departemen-departemennya, ada laundry, front office, ada adminnya, semua bekerja dengan sistem kartu. Yang tidak kalah pentingnya yakni kami menerapkan semua aturan hotel. Apa yang menjadi hak customer kita siapkan semua,” papar Owner LCR Hotel yang juga Direktur Lancar Trans Logistik.

Benny menjelaskan, manajemen hotel dan para karyawan hotel yang terletak di Jalan Melati, Kelurahan Paupire, Kabupaten Ende-NTT itu telah berkomitmen untuk memberikan pelayanan yang prima dan terbaik bagi setiap tamu. “LCR Hotel memiliki kamar yang cukup nyaman dan para tamu mendapat pelayanan sarapan pagi yang baik,” ungkapnya.

Sambil berjalan menuju salah satu kamar untuk menunjukkan kondisi ruangan kamar hotelnya, Benny merincikan, LCR memiliki beberapa tipe kamar yakni superior sebanyak 12 kamar, deluxe sebanyak 1 kamar dan tipe executif sebanyak 2 kamar.

“Rata-rata tamu yang menginap mengaku nyaman dan aman ketika menginap di LCR karena LCR Hotel dilengkapi fasilitas lebih yakni ruang rapat minimalis, ruang fitnes yang hanya khusus untuk tamu hotel,” bebernya.

Untuk saat ini, kata Benny, pihaknya belum ada rencana pengembangan (penambahan kamar, red) karena dengan kapasitas 23 kamar yang dimiliki saat ini sudah cukup memadai mengingat hotel di Ende hanya sebagai hotel transit bagi tamu ketika berkunjung ke beberapa obyek wisata di Kabupaten Ende. “Walaupun begitu, kami tetap berikan pelyanan terbaik dan tentunya sesuai protokol kesehatan agar bisa terhindar dari virus Covid-19,” katanya.

Selain itu, saat ini manajemen juga sudah menyiapkan 1 unit kendaraan minibus sebagai kendaraan antar jemput tamu hotel. “Ke depan manajemen hotel akan menyiapkan kendaraan jenis jetbus untuk mengangkut tamu-tamu rombongan yang menginap dan itu semua dilayani secara gratis,” ungkapnya.

Sementara itu, Bupati Ende Drs. Djafar Ahmad yang diminta komentarnya tentang keberadaan hotel-hotel di Ende, meminta kepada manajemn hotel untuk tetap menjaga reputasi dengan menyediakan layanan yang sesuai kondisi yang dimiliki. “Karena pada musim liburan, berbagai kawasan dan destinasi wisata di kabupaten Ende ini selalu dipadati oleh para wisatawan baik lokal maupun mancanegara. Keberadaan hotel termasuk LCR hotel ini menjadi ‘ladang hijau’ saat musim liburan,” ujarnya.

Menurut Bupati Djafar, para wisatawan pun akan merasa sangat senang datang berwisata di Kabupaten Ende jika penginapan yang dibutuhkan sangat mudah dijangkau dan mampu memberikan kenyaman. “Saya membayangkan jika wisatawan mencari hotel untuk menginap saja sudah kesulitan, maka dalam kesempatan berikutnya mereka akan berpikir dua kali untuk mengunjungi kawasan wisata yang ada di Ende,“ katanya

Selain itu, jelas Bupati Djafar, dengan bertumbuhnya industri perhotelan di Ende akan memberikan multiplier effect (dampak ikutan, red) pada berbagai sektor, terutama perekonomian daerah. “Hotel akan menyerap tenaga kerja karena hotel sudah pasti membutuhkan sumber daya manusia atau tenaga kerja yang mumpuni untuk mengelola berbagai macam sarana dan prasarana,” paparnya.

Hotel juga, kata Bupati Djafar, akan menjadi tempat belajar dan praktek bagi para pelajar dan gerasi muda di Ende untuk mendapatkan ilmu dan keterampilan yang berhubungan dengan perhotelan. “Bagi pemerintah, pembangunan dan keberadaan hotel LCR dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD, red) berupa pajak, retribusi maupun pungutan-pungutan lainnya,” bebernya. (kt/tef)

Comments
Loading...