Edukatif, Investigatif, Faktual, Berimbang

Dirjen KSDAE Apresiasi Kinerja Pemprov NTT

0 62
KORANTIMOR.COM – KUPANG –

Direktur Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI, Ir. Wiratno, M.Sc memberikan apresiasi kepada Pemprov NTT melalui Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat bersama Wakil Gubernur Josef A. Nae Soi, yang mendorong pembangunan di bidang infrastruktur dengan signifikan.

Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat saat menerima Piagam Penghargaan Pendekar Ring of Beauty Keanekaragaman Hayati di Provinsi NTT dari Kemen LHK RI melalui Dirjen KSDA, Ir. Wiratno, M.Sc (12/10/2020)

Apresiasi itu diungkapkannya Wiratno dalam acara Penandatanganan Perjanjian Kerjasama Antara Balai Besar KSDA NTT dengan Dinas PUPR Provinsi NTT dan Balai Taman Nasional Matalawa yang dilaksanakan di Ruang Rapat Gubernur NTT pada Senin (12/10/2020).

“Terima kasih pada Bapak Gubernur dan Wakil Gubernur NTT yang sudah menjadi pelopor pembangunan infrastruktur bagi masyarakat Nusa Tenggara Timur. Beliau berdua tahu betul bahwa kekuatan pembangunan NTT ini ada pada kekayaan alam dan juga pariwisata. Maka terus didorong akses infrastruktur jalannya harus menopang hal tersebut,” ujar Wiratno.

Saya beri apresiasi, kata Wiratno, karena beliau berdua yang saya tahu sering turun dan keliling-keliling ke masyarakat. Itulah yang harus dilakukan untuk bisa melihat dan memahami persoalan dimasyarakat. Kepemimpinan seperti ini tentunya berpengaruh pada para Bupati untuk mendukung sinergitas.

Wiratno juga mengatakan terima kasih atas kerjasama Pemprov NTT yang mendukung Perjanjian Kerjasama tersebut.

“Perjanjian Kerjasama ini sudah dapat persetujuan dari Kementerian sehingga diharapkan dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya. Kami juga berterima kasih kepada Pemprov NTT yang mendukung hal ini,” tambahnya.

Di tempat yang sama, Kepala Balai Besar KSDA NTT Ir. Timbul Batubara, M.Si juga turut menegaskan proses Perjanjian Kerjasama Antara Balai Besar KSDA NTT dengan Dinas PUPR Provinsi NTT dan Balai Taman Nasional Matalawa telah mendapat dukungan penuh dari pimpinan Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah dan dilaksanakan dalam proses yang cepat.

“Perjanjian Kerjasama ini sudah dapat dukungan dari Pemerintah Pusat dan Daerah. Ruang lingkup kerjasama ini adalah peningkatan dan pemeliharaan Jalan Provinsi, yang melintasi kawasan konservasi yang bertujuan pada optimalisasi pengawasan kawasan konservasi disamping penguatan kapasitas SDM, pemberdayaan dan pembinaan masyarakat serta monitoring dan evaluasi,” jelasnya.

Jumlah kawasan yang dikerjasamakan, lanjutnya, pada wilayah kerja BBKSDA NTT ada 8 kawasan dengan 11 (sebelas) ruas jalan sepanjang 44,47 Km. Dengan 8 kawasan tersebut diantaranya Cagar Alam Mutis Timau, Suaka Marga Satwa Kateri, Taman Wisata Alam Bipolo, Taman Wisata Alam Menipo, Cagar Alam Wolo Tado, Cagar Alam Riung, Cagar Alam Kemang Boleng, dan Taman Wisata Alam Ruteng. Sedangkan pada kawasan Taman Nasional Matalawa satu ruas saja yaitu sepanjang 7,40 Km.

“Harapan kami, kerjasama ini dapat dilaksanakan dengan baik oleh semua pihak untuk mendorong pembangunan di sektor PUPR maupun berintegrasi dengan Kementerian LHK dengan tetap memperhatikan keberlangsungan kawasan konservasi dan juga memperhatikan kesejahteraan masyarakat,” tambahnya. (red)

Comments
Loading...