Edukatif, Investigatif, Faktual, Berimbang

Pemda Sabu Raijua Diminta Jual Garam yang Menumpuk

0 39

KORANTIMOR.COM – SEBA – Fraksi Partai Nasional Demokrat (Nasdem) meminta pemerintah Kabupaten Sabu Raijua (Sarai) untuk segera menjual garam yang telah menumpuk di gudang sehingga tidak rusak.

Demikian pandangan umum Fraksi Partai Nasdem DPRD Kabupaten Sarai terhadap Nota Keuangan atas Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Kabupaten Sabu Raijua tahun anggaran 2020, yang dibacakan oleh Harjanti Kristiani Uly, S.I.Kom, Selasa (6/10/2020).

“Kalau garam yang menumpuk itu dijual, dapat memberikan kontribusi bagi PAD,” ujarnya.

Harjanti Kristiani Uly mengatakan, Fraksi nasdem juga meminta Pemda Sarai untuk memberdayagunakan pabrik rumput laut, AMDK, dan pabrik garam untuk menambah kontribusi bagi daerah. Fraksi Nasdem meminta Pemda Sarai untuk menyerahkan pabrik tersebut untuk dikelola pihak ketiga jika mengalami kesulitan dan kendala.

“Dan bila sulit dilaksanakan oleh dinas, fraksi partai Nasdem menyarankan untuk di pihak ketiga-kan/ MoU dengan pihak ketiga dengan sistem sharing profit,” tandasnya.

Sementara itu, Fraksi Gabungan Peduli Rai Hawu dalam pandangan fraksinya yang dibacakan Lorens A. R. Wewo, S.Sos meminta Pemerintah Daerah Kabupaten Sabu Raijua fokus menggenjot pendapatan dari sektor industri seperti pengelolaan pabrik rumput laut, AMDK, dan juga produksi tambak garam yang ada serta pabrik garam Nataga.

“Terhadap tidak beroperasinya semua pabrik yang ada di Sabu Raijua, fraksi ingin mendapatkan penjelasan tentang rencana kerja tindak lanjut dari pemerintah sehingga pabrik-pabrik tersebut dapat membawa manfaat bagi daerah,” ujarnya.

Menjawab hal tersebut, Pjs. Bupati Sabu Raijua, Ir. Ferdy J. Kapitan mengatakan, Pemda Sabu Raijua menerima setiap usul saran dari fraksi Nasdem untuk ditindaklanjuti.

Pjs Bupati Sarai juga menjawab Fraksi Gabungan Peduli Rai Hawu bahwa pabrik garam yang ada di Sabu Raijua terus berproduksi secara normal. (kt)

Comments
Loading...