Edukatif, Investigatif, Faktual, Berimbang

Willy Lay dan Ose Luan Punya 5 Agenda Besar Membangun Belu ke Depan

0 71
KORANTIMOR.COM – BELU –

Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Belu, Willy Lay dan Ose Luan (dengan tagline SAHABAT) memiliki 5 (lima) agenda pembangunan Kabupaten Belu dalam 5 (lima) tahun ke depan. Lima agenda pembangunan tersebut antara lain; peningkatan kualitas pendidikan, peningkatan kualitas kesehatan, pemberdayaan ekonomi kerakyatan dan pengembangan pariwisata, percepatan pembangunan infrastruktur berbasis tata ruang dan lingkungan hidup, peningkatan kinerja birokrasi dan pelayanan publik.

Demikian dikatakan Ketua Tim Pemenangan Paket Sahabat (Willy Lay dan Ose Luan), Benny Kenen Budy dan komponen paket Sahabat kepada wartawan, melalui siaran pers yang diterima media ini pada Rabu (07/09/2020).

Ketua Tim Pemenangan Paket Sahabat, Benny Kenen Budy

“Pak Willy Lay dan pak Ose Luan, dua figur calon pemimpin Kabupaten Belu lima tahun ke depan dengan lima agenda besar pembangunan Kabupaten Belu. Mereka ingin agar ada peningkatan kualitas pendidikan dan peningkatan kualitas kesehatan bagi masyarakat. Masyarakat berdaya secara ekonomi dan pariwisata dikembangkan. Pembangunan infrastruktur Kabupaten Belu berbasis tata ruang dan lingkungan hidup. Kinerja birokrasi juga meningkat agar pelayanan publik berjalan lancar,” tandasnya.

Dibidang Pendidikan, menurut Benny Kenen Budy ada beberapa kegiatan penting yakni; pemberian susu bagi anak-anak di lembaga PAUD, support seragam sekolah bagi anak SD dan SMP, peningkatan insentif bagi tutor dan pengelola PAUD serta pembangunan gedung PAUD di dusun. “Selain itu, peningkatan insentif guru di daerah terpencil, beasiswa bagi siswa berprestasi yang tidak mampu di Perguruan Tinggi yang bekerjasama dengan Pemda, optimalisasi program pendidikan non-formal, pembangunan asrama Mahasiswa Belu di TTU,” ujarnya.

Sementara di bidang kesehatan? Benny mengungkapkan bahwa paket Sahabat akan menuntaskan Jaminan Pembiayaan Pelayanan Kesehatan, program JKN-KIS melalui JAMKESDA bagi masyarakat yang tidak mampu. Selain itu ada pengurangan prevalensi stunting dan pemberian insentif tambahan bagi kader posyandu. Adanya peningkatan mitigasi atas pandemi Covid-19 dan kesiapan untuk penanganan kesehatan terkait pandemi Covid-19. Lalu ada pencegahan narkoba dan HIV/AIDS, optimalisasi puskesmas sebagai unjung tombak kesehatan masyarakat, meningkatkan pengetahuan dan integrasi pendekatan preventif dan promotif dalam program kesehatan.

Lebih lanjut untuk bidang Pemberdayaan Ekonomi Kerakyatan dan Pariwisata, kata Benny, ada beberapa kegiatan terkait seperti; melanjutkan pembukaan dan pengolahan lahan pertanian bagi masyarakat, penggunaan teknologi pertanian tepat guna, pengembangan pariwisata berbasis masyarakat, peningkatan sarana dan prasarana perikanan. “Juga ada pemberian benang tenun ikat secara gratis sebagai upaya mendukung pemberdayaan ekonomi warga berperspektif pelestarian Budaya Belu, insentif bagi peternak yang berhasil dalam inseminasi buatan, dan peningkatan keterampilan atau keahlian bagi pemuda/i untuk pemberdayaan,” paparnya.

Lalu di bidang infrastruktur dan lingkungan hidup, lanjut Ketuam Tim Paket Sahabat, semua jalan menuju kantor desa akan diaspal, ada peningkatan kualitas perumahan rakyat dan penyediaan lahan perumahan bagi relokasi warga serta menangani masalah sosial dalam pembangunan bendungan We Likis. “Juga ada peningkatan pengelolaan lingkungan hidup,” jelasnya.

Terkait Peningkatan Birokrasi dan Pelayanan Publik, Ketua Tim Pemenangan Paket Sahabat itu mengungkapkan program paket Sahabat mencakup beberapa kegiatan unggulan yakni; peningkatan kualitas Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam pelayanan publik. Selain itu, ada penataan rumah adat dan pemberian insentif kepada lembaga adat serta pemberian hibah bagi lembaga keagamaan dan penguatan organisasi perlindungan bagi perempuan dan anak. Ditambah pemberian tambahan penghasilan (TPP) bagi ASN. (.kt/tim).

Comments
Loading...