Edukatif, Investigatif, Faktual, Berimbang

Paket Desa Sejahtera Optimis Menang 60 Persen di Pilkada TTU

0 81
KORANTIMOR.COM – KEFAMENANU – Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Timor Tengah Utara (TTU), Drs. Juandi David dan Drs. Eusabius Binsasi (paket tagline Desa Sejahtera) optimis meraih kemenangan 60 (enam puluh) persen suara di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) TTU periode 2020-2025 tanggal 9 Desember 2020 mendatang. Pasalnya, masyarakat TTU saat ini rindu kehadiran sosok pemimpin dari birokrasi yang mampu menjembatani relasi harmonis antara eksekutif dan legislatif.

Demikian disampaikan Ketua Tim Pemenangan Paket Desa Sejahtera (Drs. Juandi David dan Drs. Eusabius Binsasi), Gabriel Manek melalui Anggota Tim Pemenangan Paket Desa Sejahtera, Kristo Efi kepada wartawan media ini di Kefamenanu (Rabu, 23/09/2020) terkait target kemenangan Paket Desa Sejahtera di Pilkada Bupati dan Wakil Bupati TTU pada 9 Desember 2020 mendatang.

“Kita optimis menang 60 sampai 70 persen. Kita yakin akan menang di Pilkada TTU 2020. Untuk itu, kami mengajak seluruh masyarakat TTU untuk bahu-membahu mendukung paket Desa Sejahtera di Pilkada TTU 2020,” tandasnya.

Ketua DPD II Golkar Kabupaten TTU itu meyakinkan, bahwa Juandi David dan Eusabius Binsasi merupakan dua tokoh TTU yang sangat menjawab kebutuhan masyarakat akan figur pemimpin yang berpengalaman dalam dunia birokrasi dan menyatu dengan kebutuhan masyarakat TTU.

“Pak David sebelum pensiun, kurang lebih telah menduduki 7 jabatan Kepala Dinas di TTU. Beliau mantan camat dengan prestasi yang baik dan menyatu dengan masyarakat. Sementara Pak Eusabius sendiri jabatan terakhir adalah Dirjen Dimas katolik,” ujarnya.

Menurut mantan Aktifis PMKRI Kupang itu, kedua figur tersebut (Drs. Juandi David dan Drs. Eusabius Binsasi, red) sangat diterima oleh masyarakat TTU. Keduanya dinilai mampu mencairkan hubungan kemitraan yang tidak harrmonis antara eksekutif dan legislatif dalam sepuluh tahun terakhir ini. Lebih dari itu, paket Desa Sejatera yang diusung Partai Golkar dan Gerindra serta PKB memiliki 10 kursi di DPRD TTU,” ungkapnya.

Menyinggung tagline Paket Desa Sejahtera Paslon Drs. Juandi David dan Drs. Eusabius Binsasi, Kristo Efi menjelaskan bahwa pertanian sebenarnya menjadi leading sector pembangunan ekonomi masyarakat TTU, karena 80 (Delapan Puluh) persen penduduk TTU adalah petani yang tinggal di desa. “Fokus utama paket Desa Sejetera ialah mensejaterakan masyarakat, karena 80 persen masyarakat TTU merupakan petani. Tentunya sektor pertanian yang menjadi Lokomotif,” tegasnya.

Dijelaskannya, fakta di lapangan (di masyarakat, red) selama ini menunjukkan adanya disparitas antara desa dan kota. Banyak desa masih terisolasi walaupun secara yuridis ditahun 2020 dari Kementerian Desa mengumumkan bahwa Kabupaten TTU sudah keluar dari status Daerah Tertinggal. Tetapi fakta dilapangan tidak seperti itu. Masih ada ketipangan antara desa dan kota. Masih banyak masalah-masalah yang terjadi di desa yang nota bene mencerminkan ketidakadilan,” ungkapnya.

Pengundian Nomor Urut Paslon
Kristo Efi pada kesempatan yang sama juga membeberkan bahwa KPU TTU sudah menggelar rapat pleno pengundian dan penetapan nomor urut Paslon Bupati dan Wakil Bupati TTU, pada Kamis (24/9/2020), bertempat di Hotel Ariesta. “Dari hasil penarikan nomor urut, Paket Kita Sehati mendapatkan nomor urut 1, Paket Fresh mendapatkan nomor urut 2, dan paket Desa Sejahtera mendapatkan nomor urut 3,” ungkapnya.

Terkait dengan nomor undian, Kristo Efi mengulangi pesan Ketua KPU Kabupaten TTU, Paulinus Lape Feka bahwa nomor urut bukan penentu kemenangan dalam pertarungan Pilkada. Namun nomor urut menjadi elemen dan identitas Paslon di tahap-tahap selanjutnya. “Nomor urut ini menjadi identitas yang akan melekat dengan para Paslon hingga penetapan calon terpilih nantinya (tanggal 9 Desember 2020, red),” ungkapnya. (kt/tim)

Comments
Loading...