Edukatif, Investigatif, Faktual, Berimbang

Julie Laiskodat Minta Para Seniman NTT Kembangkan Warisan Budaya Leluhur

0 84

KORANTIMOR.COM – KUPANG –

Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekrnasda)  Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Julie Sutrisno Laiskodat  meminta para seniman di NTT membantu Pemerintah mempromosikan sekaligus mengembangkan budaya yang sudah diwariskan oleh leluhur .

Permintaan Bunda Julie Laiskodat tersebut disampaikan pada acara penutupan Workshop Seni Musik, Tari, Teater dan dan Seni Lukis Tingkat Pelajar dan Seniman Se-NTT di UPTD Taman Budaya Gerson Poyik,  Kamis, (17/9/2020).

“Ujung tombak NTT Bangkit,  NTT sejatera berada pada kita. Pariwisata akan sukses  bukan karena Jalan, itu hanya mengikuti. NTT akan bangkit, NTT akan sejatera jika kita bergandengan tangan untuk mengembangkan budaya kita yang sudah diwariskan oleh leluhur kita,” ungkapnya.

Menurut Bunda Julie, seni budaya NTT mampu pentas di tingkat nasional maupun internasional, jika semua pihak, terutama para seniman di NTT bergandengan tangan memgembangkan seni dan budaya warisan para leluhur kita.

Ketua Dekranasda NTT, Julie Sutrisno Laiskodat sàat memberikan coretan pertama karya seni rupa di Taman Budaya NTT (17/09/2020)

Nilai seni dan budaya NTT sangat luar bisa. Jika beberapa waktu lalu NTT sering memenangkan kontes budaya dan seni, itu buka karena saya hebat tetapi itu karena NTT yang kita bawah. Ini salah satu syarat untuk NTT bangkit, NTT sejatera,” kata Sutrino.

Untuk itu, ia berharap, para seniman di NTT harus mampu melahirkan para seniman muda.

“Saya berharap agar kedepannya yang tampil dalam sebuah event, tidak hanya para orang tua saja tetapi bisa berkolaborasi dengan yang muda,” jelasnya.

Work Shop Seni (musik, tari, teater dan lukis) tingkat pelajar se-Kota Kupang Tahun 2020 diselenggarakan oleh UPTD Taman Budaya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT. Workshop ini berlangsung selama tiga hari sejak 14 sampai 17 September 2020, yang diisi dengan kegiatan seminar tentang seni, baik tari, suara maupun teater dan perfilman secara virtual.

Kepala UPTD Taman Budaya NTT, Sofiyan Kurniawan menjelaskan bahwa penyelenggaraan workshop kali ini dimaksud, sebagai sebuah upaya meningkatkan mutu seni pertunjukan di Nusa Tengara Timur yang selama ini dinilai masih membutuhkan perhatian. Terutama dalam hal pengelolaan hasil produksi panggung yang berkualitas; baik dalam sajian materi, penataan kebutuhan pentas seperti kostum rias/make up, maupun kebutuhan penampilan.

Menurut Sofiyan, untuk meningkatkan kualitas penanganan seni pertunjukan seni tari, musik, teater juga bidang seni lainnya, dibutuhkan sentuhan sentuhan pengetahuan dasar tentang seni.

“Pertunjukan seni di NTT selama ini kurang populer, karena pengetahuan dan keterampilan para tenaga
pelaku kesenian/seniman hanya berbekal pengalaman dan keinginan untuk
berkesenian/beraktifitas seni,” kata Kurniawan.

Kegiatan Workshop ini menuruf Kurniawan diharapkan mampu membuka pengetahuan dasar bagi karya seni para seniman NTT, yang saat ini sebagian besar masih membutuhkan tambahan pengetahuan dalam bidang seni pertunjukan. (.kt/tim)

Comments
Loading...