Edukatif, Investigatif, Faktual, Berimbang

Positif Covid-19, Test Narkoba Satu Paslon Bupati Ngada Tertunda

0 62

KORANTIMOR.COM — KUPANG – Salah satu Calon Bupati Ngada (inisial KL) terkonfirmasi positif Covid-19 sehingga mengakibatkan tertundanya pemeriksaan narkoba salah satu Pasangan Calon (Paslon) Bupati Ngada: KL dan ED tertunda.

Dari kanan: Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi Nusa Tenggara Timur (BNNP NTT), Brigjen Teguh Imam Wahyudi, S.H,M didampingi Kepala Bidang Rehablitasi BNNP NTT, Stef Joni Didok

Demikian disampaikan Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi Nusa Tenggara Timur (BNNP NTT), Brigjen Teguh Imam Wahyudi, S.H,M.M kepada tim media ini saat Pers Conference di Aula BNNP NTT, Kamis (10/9/2020).

“Sampai kapan penundaannya, kami tidak tahu. Kami masih menunggu informasi lebih lanjut dari Komisi Pemilihan Umum (KPU),” jelasnya.

Brigjen Teguh yang didampingi Kepala Bidang P2M BNNP NTT, Hendrik J. Rohi,S.H dan Kepala Bidang Rehablitasi BNNP NTT, Stef Joni Didok menyebutkan bahwa dari 22 Kabupaten/Kota di NTT, ada 9 kabupaten yang melaksanakan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) dengan 27 paslon atau sebanyak 54 orang yang mengikuti pemeriksaan bebas narkoba.

Jumlah itu tersebar di di Sabu Raijua, 3 paslon, Manggarai Barat, 4 paslon, Manggarai, 2 paslon, Ngada, 5 paslon, Sumba Timur, 2 paslon, Sumba Barat, 4 paslon, Timor Tengah Utara (TTU), 3 paslon, Belu, 2 paslon, dan Malaka, 2 paslon.

“Yang masih tertunda pelaksanaan pemeriksaan bebas narkobanya adalah satu bakal calon (Balon) bupati dari Kabupaten Ngada dengan inisial KL, dengan pasangan calon wakilnya, ED, dan kami tetap menunggu informasi lebih lanjut dari KPU untuk pemeriksaan yang bersangkutan nanti,”sebutnya.

Pemeriksaan bebas narkoba bagi para kandidat Bupati dan Wakil Bupati di 9 Kabupaten itu telah berlangsung sejak 7 hingga 9 September 2020. Tanggal 7 September 2020, yang sudah dilakukan pemeriksaan bebas narkoba adalah satu Paslon dari Sumba Timur.

Selanjutnya, tanggal 8 September 2020, 8 paslon yang dilakukan pemeriksaan bebas narkoba, yaitu Sabu Raijua 3 paslon, Manggarai Barat 4 paslon, Ngada 2 paslon, Sumba Timur 1 paslon, Sumba Barat 4 paslon, TTU 3 paslon, dan Belu 1 paslon.

Berikutnya, tanggal 9 September 2020, sebanyak 7 paslon, yaitu Manggarai 2 paslon, Ngada 2 paslon, Belu 1 paslon, dan Malaka 2 paslon.

“Hasilnya akan kita sampaikan pada saat pleno di Komisi Pemilihan Umum Provinsi Nusa Tenggara Timur ( KPU NTT), Sabtu, 12 September 2020 mendatang. Sedangkan, satu paslon dari Ngada yang tidak mengikuti pemeriksaan bebas narkoba itu karena hasil pemeriksaan kesehatan untuk Balon Bupatinya dinyatakan positif Covid-19, sehingga ditunda pelaksanaan pemeriksaan bebas narkobanya,” jelasnya. (kt/tim)

Comments
Loading...