Edukatif, Investigatif, Faktual, Berimbang

Pemprov NTT Siapkan Rp 50 Milyar Untuk Budidaya Ikan Kerapu di Mulut Seribu

0 95

KORANTIMOR.COM – KUPANG – Pemerintah Daerah Provinsi Nusa Tenggara Timur akan menyiapkan anggaran sebesar Rp. 50 Milyar untuk membantu masyarakat mengembangkan 40-an keramba guna menunjang budidaya ikan kerapu di Kawasan Wisata Pantai Mulut Seribu, Kabupaten Rote Ndao, Provinsi NTT. Dengannya, masyarakat ‘dipersiapkan’ agar bisa menyediakan wisata kuliner ikan yang lezat dan bergizi.

Demikian dikatakan Gubernur NusaTenggara Timur, Viktor Bungtilu Laiskodat saat Rapat Kerja (Raker) dengan Bupati Rote Ndao bersama jajarannya di Cottage Pia Heu Victory dan Resto Mama Hoko Kawasan Mulut Seribu, pada Jumat (21/8/2020).

“Oleh karena itu, kita meminta masyarakat untuk terlibat aktif dalam pengembangan Wisata Mulut Seribu di Rote Ndao,” pintanya.

Menurut Gubernur VBL, ke depan Kawasan Mulut Seribu akan menjadi destinasi wisata yang ramai dikunjungi wisatawan; baik wisatawan mancanegara maupun domestik. “Kawasan ini akan menjadi destinasi pariwisata internasional. Karena itu masyarakat sekitar perlu dipersiapkan agar bisa menyediakan kebutuhan bagi para pengunjung dengan baik,” ujarnya.

Gubernur Laiskodat pun menyampaikan rencananya meminta investor yang akan berinvestasi di Kawasan Mulut Seribu untuk bekerjasama dengan Pemerintah Daerah Rote Ndao menata kawasan wisata tersebut secara lebih baik, terutama dalam membangun tempat budidaya ikan.

Lebih lanjut, mantan Ketua Fraksi Nasdem tersebut juga mengungkapkan pembangunan destinasi pariwisata baru tidak hanya dilakukan di Rote Ndao, tetapi juga di daerah lain di NTT yang memiliki wisata unggulan, dan yang selama ini belum dioptimalkan. “Pariwisata menjadi prime mover ekonomi NTT yang didukung penuh oleh sektor pertanian, peternakan, perikanan dan kelautan yang jadi supply chain utama untuk pariwisata,” jelas VBL.

Hadir pada kesempatan itu Bupati Rote Ndao, Ny. Paulina Haning-Bullu, SE, Ketua Pengerak PKK Kabupaten Rote Ndao, Leonard Haning, bersama Unsur Forkompinda Kabupaten Rote Ndao, kalangan investor, Kadis Perikanan NTT, Kadis Pariwisata NTT, Staf Khusus Gubernur yaitu Toni Djogo dan Dr. David Pandie. [kt/birohumas dan protokol setda ntt].

Comments
Loading...