Edukatif, Investigatif, Faktual, Berimbang

Dewan Ingatkan Pemprov NTT Transparan Soal Perekrutan 90 Guru Teko

0 108

KORANTIMOR.COM – KUPANG – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi NTT meminta Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan transparan melakukan perekrutan 90 guru kontrak untuk tingkat SMA/SMK tahun anggaran 2020.

Anggota Komisi V DPRD NTT (dari Fraksi PDIP), Emanuel Kolfidus

Demikian penyampaian Anggota Komisi V DPRD NTT, Emanuel Kolfidus saat ditemui tim media ini pada Minggu (21/6/2020) di Kupang.

Ia mengingatkan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTT sebagai instansi teknis yang melakukan perekrutan, harus mengumumkan secara terbuka ke publik dengan memanfaatkan media massa, baik cetak maupun elektronik.

“Kita minta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan harus bersikap objektif dan transparan soal perekrutan ini,” ucap anggota Komisi V DPRD NTT dari Fraksi PDIP itu gamblang.

Ia menyatakan, kuota perekrutan guru kontrak tahun ini sangat kecil, bila dibandingkan dengan kebutuhan akan guru tingkat SMA/SMK yang tersebar di 22 Kabupaten/kota. Jumlah yang sangat kecil ini tentunya disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah.

“Sangat diharapkan agar guru yang direkrut itu untuk mata pelajaran yang jumlah gurunya sangat dibutuhkan di sekolah- sekolah,” tandas Eman.

Eman juga membeberkan bahwa sesuai penjelasan pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, proses perekrutan 90 guru kontrak itu berlangsung pada Juni 2020 ini dan akan ditempatkan atau mulai bertugas pada tahun akademik 2020/2021. Namun informasi soal perekrutan ini belum terlalu meluas, sehingga belum banyak sarjana pendidikan yang mengetahui perekrutan tersebut.

Tentang para guru kontrak yang direkrut, Emanuel Kondradus meminta agar mereka ditempatkan di sekolah-sekolah yang kekurangan guru. “Para guru kontrak yang direkrut itu hendaknya ditempatkan pada sekolah- sekolah yang ada di pedalaman atau terpencil, karena hampir semua sekolah di daerah tersebut kekurangan guru,” tandasnya.

Lebih dari itu, Eman Kondradus mendesak Dinas Pendidikan agar segera membayar honorarium guru kontrak yang jumlahnya mencapai 9.000 lebih. Karena sebagian dari mereka belum dibayarkan honor atau gaji untuk beberapa bulan terakhir. (kt/KOWAPPEM)

Comments
Loading...