Edukatif, Investigatif, Faktual, Berimbang

Bupati Sikka Geram Ada Kades, Perangkat Desa, ASN Masuk Dalam Daftar Penerima BST

0 122

KORANTIMOR.COM – SIKKA – Bupati Sikka,Roby Idong sangat kecewa dan geram dengan kerja para petugas pendataan penerima Bantuan Sosial Tunai (BST) di Sikka. Pasalnya data yang dihasilkan oleh petugas pendataan tidak jelas dan amburadul dimana ada Kades dan Perangkat Desa serta ASN yang namanya masuk dalam daftar penerima BST.

Bupati Sikka, Roby Idong saat RAKOR bersama pimpinan OPD kabupaten Sikka dan para Camat se-kabupaten Sikka, yang berlangsung do aula Dinas PMD Kabupaten Sikka pada Senin, 11/05/2020

Hal tersebut disampaikan langsung Bupati Sikka, Roby Idong pada momentum Rapat Koordinasi bersama semua pimpinan OPD Kabupaten Sikka dan para Camat se-kabupaten Sikka di Aula Dinas PMD Kabupaten Sikka, pada Senin (11/05/2020).

Dari sebab itu Bupati Roby Idong meminta bantuan TNI/POLRI untuk turun menyisir semua desa dan bersama para pendamping turun ke setian dusun untuk melakukan verifikasi data sehingga ada kejelasan informasi data penerima BST yang tepat sasaran. “Saya akan minta bantuan TNI/Polri sisir semua desa. Para pendamping dusun mulai hari ini turum ke dusun masing-masing untuk melakukan verifikasi data sehingga BST dapat sampai ke keluarga yang tepat,” ujarnya.

Bupati Idong mengatakan dalam data penerima BST masih muncul nama Kepala Desa dan perangkat Desa, Pensiunan, ASN dan sejumlah pekerja formal lainnnya. “Ada Kepala Desa dan Perangkat Desa bahkan ASN juga didata sebagai penerima BST. Ini sangat memalukan,” kesal Bupati Robi.

Roby Idong membeberkan ditemukan ada data dimana dalam satu KK ada suami, istri, anak dan ponaan dapat BST, sementara ada janda miskin dan rakyat miskin yang seharusnya dapat justru terbaikan. “Ada yang dalam satu rumah suami-istri, anak dan ponakan juga dapat, sementara ada janda miskin, ada rakyat miskin yang harus kita urus tapi malah diabaikan. Ini adalah kejahatan besar. Ini lebih jahat dari korupsi,” Ungkap Bupati Idong dalam nada kecewa.

Dari sebab itu Roby Idong juga meminta para Camat agar segera mengecek kembali data-data di lapangan. “Para Camat tolong bantu saya untuk cek kembali data-data tersebut,” pinta Bupati. [kt/hms]

Comments
Loading...