Edukatif, Investigatif, Faktual, Berimbang

169 KK di Kecamatan Koting Terima BST, Camat: Itu Bukan Untuk Beli Rokok dan Moke

0 232

KORANTIMOR.COM – SIKKA – Sebanyak 169 KK dari desa Paubekor (76 KK) dan Desa Koting D (93 KK) di Kecamatan Koting yang terdampak covid 19 menerima manfaat Bantuan Sosial Tunai (BST). Kegiatan itu berlangsung di halaman kantor Camat Koting, Kabupaten Sikka pada Minggu, 10/05/2020. Terkait BST, Camat Koting, Gabriel Ola,S.Sos mengingatkan bahwa bantuan tersebut bukan bagi bapak-bapa untuk membeli rokok dan sopi, tetapi untuk membeli sembako bagi keluarga.

Warga Desa Peubakor dan Desa Koting D Kecamatan Koting sedang mendapat arahan sebelum menerima BST pada Minggu, 10/5/2020

Hadir dalam kesempatan itu, Kapolsek Nelle, BabinsaRamil 160301 Alok, Para Kepala Desa dan Ketua BPD se-Kecamatan Koting, Kepala Pos dan Giro Maumere, Ketua TP PKK Koting, Ny. Ida, para penerima manfaat BST dari Desa Paubekor dan Desa Koting D serta undangan lainnya.

Camat Koting, Gabriel Ola,S.Sos dalam sambutanya mengindatkan BST ini diberikan kepada para pemanfaat yang terdampakCorona Virus. ” Hari ini ada 169 KK tersebar di dua desa menerima BST. Saya harap uang yang diterima hari ini dipergunakan dengan baik untuk kebutuhan hidup rumah tangga, bukan untuk beli Rokok atau beli moke apalagi untuk judi” tegas camat Gabriel Ola.

Sementara itu, Bupati Sikka, Fransiskus Roberto Diogo, S.Sos, M.Si, dalam arahannya mengatakan BST diberikan kepada seluruh warga masyarakat yang terdampak Covid-19. Ia juga mengatakan bahwa meskipun semua warga terdampak corona tetapi ada pengecualiannya. “Pengecualiannya yakni para pekerja formal diantaranya Bupati, Anggota DPR, ASN, TNI/POLRI, BUMN/BUMD, Kepala Desa dan Perangkat Desa, BPD, pegawai swasta dan wiraswasta atau pengusaha yang mapan. Walaupun terdampak corona, tapi mereka masih punya aset yang cukup untuk pemenuhan kebutuhan hidupnya,” ujarnya.

Bupati Sikka, Roby Idong disela pembagian BST bagi 169 KK dari 2 desa di Kecamatan Koting Kabupaten Sikka (10/5/2020)

Ditambahkannya pula jaminan bahwa untuk pengaman sosial, telah disediakan sejumlah dana baik dari pemerintah pusat maupun pemerintah daerah. Dari Pemerintah Pusat bantuan disediakan bagi 44 ribu KK dan dari Pemerintah Desa melalui Dana Desa disediakan bagi 26 ribu KK. Sedangkan dari Pemerintah Provinsi disediakan bantuan bagi sebanyak 5.800 KK dan sisanya ditanggung oleh pemerintah Kabupaten Sikka.

Bupati Idong juga meminta bantuan semua yang hadir dalam kegiatan tersebut untuk membantu pemerintah Kabupaten Sikka mencari orang-orang yang belum mendapat bantuan dan menginforkasikannya kepada para camat setempat. “Saya tugaskan kepada kita yang hadir hari ini, agar membantu pemerintah mencari orang-orang yang belum mendapat bantuan dan menyampaikannya kepada para camat,” pintanya. [kt/hms]

Comments
Loading...