Edukatif, Investigatif, Faktual, Berimbang

Ekonomi Kreatif Dukung Sektor Parawisata Sumba Timur

0 145

KORANTIMOR.COM — WAINGAPU — Ekonomi Kreatif adalah konsep ekonomi di era ekonomi baru yang mengintensifkan informasi dan kreativitas dengan mengedepankan ide dan pengetahuan sumber daya manusia sebagai faktor produksi yang paling penting dan  dapat menghasilkan Sumber Daya Kreatif. 

Ekonomi Kreatif sebagai kegiatan ekonomi dalam masyarakat yang membutuhkan banyak waktu untuk menghasilkan ide, tidak hanya melakukan hal-hal yang rutin dan diulang akan tetapi dibiasakan untuk  menghasilkan ide demi kemajuan. 

Karakteristik adalah adanya kolaborasi antara berbagai aktor yang berperan dalam industri kreatif, yaitu kaum intelektual, dunia usaha, dan pemerintah yang merupakan prasyarat mendasar, berbasis pada ide atau gagasan. Pengembangan tidak terbatas dalam berbagai bidang usaha dan konsep yang dibangun bersifat relatif.

Bidang Ekonomi Kreatif di Dinas Pariwisata Kabupaten Sumba Timur mempunyai visi membangun Kabupaten Sumba Timur menjadi salah satu kekuatan ekonomi daerah dalam ekonomi kreatif hingga tahun 2025  dan seterusnya. Untuk mencapai visi tersebut, Bidang Ekonomi Kreatif Dinas Pariwisata Kabupaten Sumba Timur misi besar, yaitu:

• Menyatukan seluruh aset dan potensi kreatif  daerah untuk mencapai ekonomi kreatif yang mandiri.

• Menciptakan iklim yang kondusif bagi pengembangan industri kreatif di Kabupaten Sumba Timur.

• Mendorong inovasi di bidang kreatif yang memiliki nilai tambah dan daya saing di dalam negeri dan di luar negeri.

• Membuka wawasan dan apresiasi masyarakat terhadap segala aspek yang berhubungan dengan ekonomi kreatif daerah kabupaten Sumba Timur.

• Membangun kesadaran dan apresiasi terhadap hak kekayaan intelektual, termasuk perlindungan hukum terhadap hak cipta, contohnya Tenun Ikat Tradisional (Hinggi) dan Tenun Songket Tradisional (Pahikung/Pahudu) dalam Masyarakat Peduli Indikasi Geografis (MPIG) Kabupaten Sumba Timur

• Merancang dan melaksanakan strategi yang spesifik untuk menempatkan Kabupaten Sumba Timur dalam peta ekonomi kreatif Indonesia dan dunia internasional.

Melalui ekonomi kreatif diharapkan adanya peningkatan pertumbuhan PDB ekonomi kreatif terhadap PDB daerah. Selain meningkatnya PDB, melalui ekonomi kreatif diharapkan pula dapat menyerap lebih banyak tenaga kerja.

Mengacu pada isi buku digital yang berjudul “Pengembangan Industri Kreatif Indonesia 2025” yang diterbitkan oleh Kementerian Perdagangan Republik Indonesia, saat ini setidaknya ada 14 sektor industri kreatif, namun jenis ekonomi kreatif yang harus  dikembangkan di kabupaten Sumba Timur adalah Kerajinan, Kuliner, Desain, Fashion, Musik, Seni Pertunjukkan serta Film, Fotografer dan Vidio maupun Riset dan Pengembangan.

Setiap aktivis ekonomi dapat menciptakan industri kreatif lebih dari satu sektor, sesuai dengan bidang dan keahlian masing-masing. Misalnya, seseorang atau organisasi yang bergerak di bidang jasa desain dan fashion juga dapat melakukan bidang layanan iklan online jika mereka memiliki kemampuan di bidang itu.

Proses globalisasi dan konektivitas telah mengubah cara manusia bertukar Informasi, Perdagangan, Kerajinan Tradisional, Konsumsi, dan berbagai hal lainnya. Perubahan di dunia yang sangat dinamis dengan segala kerumitannya menuntut manusia untuk lebih kreatif dan inovatif dalam menjalankan aktivitas ekonomi, tentunya hal ini adalah Strategi Pemerintah Daerah dalam Menghadapi Pasca Pandemi Covid 19 (Virus Corona).(kt/hms)

Comments
Loading...