Edukatif, Investigatif, Faktual, Berimbang

Bupati Idong:  Desa Liakutu-Mego, Menggenapi Jumlah 147 Desa dan 13 Kelurahan Yang Saya Kunjungi

0 113

KORANTIMOR.COM – KUPANG – Sejak masa Kampanye hingga 1 tahun lebih menjabat Bupati Sikka, Bupati Sikka, Fransiskus Roberto Diogo, S.Sos, M.Si, yang akrab dengan sapaan Robi Idong, mengunjungi desa-desa dan kelurahan-kelurahan yang ada di 21 Kecamatan di Kabupaten Sikka, NTT. Kunjungannya ke desa Liukutu-Kecamatan Mego pada Senin (27/4/2020) menambah data  jumlah 147 desa dan 13 Kelurahan yang Ia kunjungi selama menjabat sebagai Bupati Sikka hingga hari ini.

Bupati Sikka, Roby Idong bersama Anggota DPRD kabupaten Sikka, Fransiskus X. Bari, Kadis PUPR Kabupaten Sikka, Tomy Lameng, Sekdis Perhubungan Kabupaten Sikka,Verdinando Lepe, S.Sos, Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan,Very Awales mengunjungi Desa Liakutu-Kecamatan Mego pada Senin (27/4/2020)

Demikian kata Bupati Robi Idong saat melakukan kunjungan sekaligus mengikuti Upacara Adat Penolakan Wabah Corona di Desa Liakutu, Kacamatan Mego, pada Senin, 27/04/2020. Ia mengatakan sangat bahagia mengunjungi warga Desa Liakutu yang baru ia kunjungi. “Selama ini saya berkunjung di beberapa wilayah yang kategori sangat sulit, yang topografi wilayahnya hampir sama dengan Desa Liakutu ini,” ujarnya.

Turut hadir dalam kunjungan itu, Anggota DPRD kabupaten Sikka, Fransiskus X. Bari, Kadis PUPR Kabupaten Sikka, Tomy Lameng, Sekdis Perhubungan Kabupaten Sikka,Verdinando Lepe, S.Sos, Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan,Very Awales.

 

Lebih lanjut mantan Ketua PSSI Kabupaten Sikka  itu dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada tokoh adat dan tokoh masyarakat yang sangat peka terhadap upaya pencegahan Covid-19 dengan ritual adat setempat. “Dengan kekuatan Alam, Arwah Leluhur dan Tuhan Sang Pencipta maka seluruh kekuatan virus bisa lenyap,” tambahnya.

Pada kesempatan itu, Camat Mego, Alwan Mahmud, SE, menjelaskan bahwa acara adat tersebut dilakukan sebagai upaya pencegahan covid-19 secara adat dan budaya masyarakat Lio Tana Mego. Untuk Kecamatan Mego, sudah ada 3 desa yang melakukan ritual adat yaitu Koro bhera, Gera dan Liakutu.

Sementara itu, Anggota DPRD Kabupaten Sikka, Fransiskus Bari, dalam sambutannya menyampaikan penghargaan dan ucapan terima kasih atas perhatian masyarakat sehingga bisa hadir, meskipun dalam situasi corona. Terkait acara adat tersebut, Fransiskus Bari mengakui bahwa hal tersebut merupakan warisan budaya leluhur. “Dengan kekuatan tana pusaka para leluhur, dukungan dan doa para leluhur pasti seluruh bentuk sakit penyakit, wabah dalam bentuk apapun bisa lenyap dari bumi Nian Tana,” tandasnya. [kt/hms]

Comments
Loading...