Edukatif, Investigatif, Faktual, Berimbang

NTT Jadi Sorotan Media Internasional Terkait Covid 19

0 585

KORANTIMOR.COM – KUPANGProvinsi Nusa Tenggara Timur saat ini menjadi sorotan media internasional karena statusnya yang masih negatif covid-19 hingga saat ini. Salah satu media internasional dimaksud yakni BBC Australia yang menyoroti NTT terkait ODP dan PDP serta kebijakan-kebijakan Pemprov NTT dan komitmen seluruh masyarakat NTT dalam menjaga kesehatanya ditengah situasi pademi global Covid-19.

Juru Bicara Satuan Gugus Tugas Percepatan Pencegahan Covid-19 NTT, Dr. Jelamu Marius, M.Si didampingi Kasubag Pers Biro Protokol dan Setda Provinsi NTT, Valeri Guru saat memberi keterangan pers terkait perkembangan data ODP/PDP di NTT pada Selasa (6/4/2020) pukul 21.00 Wita di Kupang.

Demikian penyampaian Juru Bicara Satuan Gugus Tugas Percepatan Penanganan dan Pencegahan Covid-19 NTT, Dr. Jelamu A. Marius, M.Si kepada media pada Selasa (6/4/2020) pukul 21.00 Wita di Kupang.

“Baru saja tadi kami dikontak salah satu wartawan televisi internasional yakni BBC Australia yang menyoroti NTT soal statusnya yang masih negatif corona. Kami melakukan wawancara melalui video skype tentang ODP dan PDP serta kebijakan-kebijakan pemerintah Provinsi NTT dan juga komitmen seluruh masyarakat NTT dalam menjaga kesehatan masyarakatnya,” ungkap Marius.

Tentu perhatian media internasional terhadap NTT, lanjut Karo Humas dan Protokol Setda NTT itu, menjadi bagian perjalanan sejarah NTT karena provinsi NTT sering menjadi sorotan dunia internasional. Terutama terkait dengan Taman Nasional Komodo (TNK) dan berbagai hal lainnya. “Kami ingin dunia internasional juga menyoroti NTT, khususnya terkait dengan Covid-19. Terutama kontrol dan pengawasan daerah ini terhadap penyebaran virus ini (corona atau covid-19, red)  di NTT,” jelas Marius.

Jumlah ODP dan PDP Menurun [1]

Disaat yang sama Dr. Jelamu Marius selaku Jubir Satuan Gugus Tugas Percepatan Pencegahan Covid-19 NTT melaporkan tentang perkembangan data ODP dan PDP di NTT per 6 April 2020 pukul 21.00 Wita di NTT. Jumlah ODP dan PDP dilaporkan menurun.

Menurut Dr. Jelamu Marius, turun naiknya angka ODP dan PDP menggambarkan bahwa ODP dan PDP ada dalam satu bingkai yang sangat dinamis. Gubernur katakan kita tidak perlu panik dengan angka-angka ini (ODP dan PDP, red) tetapi kita perlu tetap waspada; menjaga kesehatan masyarakat NTT secara bersama-sama.

“ODP di NTT hingga Selasa (6/4/2020) pukul 21.00 Wita berjumlah 702 orang dan jika digabungkan dengan PDP jumlahnya mencapai 933 orang. Tetapi dari waktu-ke waktu jumlah ini menurun,” jelas Marius.

ODP yang sembuh/selesai masa pemantauan ada 211 orang, dirawat di rumah sakit 5 orang (2 orang dirawat di RS. W.Z Yohanes Kupang, 1 orang di RS. Siloam Kupang, 1 orang dirawat di RS. Caritas Sumba Barat Daya, 1 orang dirawat di RSUD Ende, Pasien Dalam Pengawasan 2 orang). Jumlah Pasien Dalam Pengawasan ada 15 orang, isolasi mandiri 7 orang, yang dirawat ada 8 orang dengan rincian; 1 orang di RSUD Ende, 1 orang di RSUD Lewoleba, 1 orang di RSUD S.K Lerick Kupang, 2 orang di RSUD Kalabahi, 1 orang di RSUD Timor Tengah Selatan, 1 orang di RSUD Komodo Manggarai Barat, 1 orang di RSUD Umbu Rarameha Waingapu Sumba Timur yang adalah rujukan dari Sumba Tengah. Yang sembuh 5 orang dan yang meninggal 2 orang dan hingga saat ini belum ada hasil lab keduanya.

Ada 38 sampel yang dikirim ke laboratorium. Hasil laboratorium negatif ada 17 sampel dan yang belum ada hasil atau masih dalam proses ada 21 sampel.

ODP/PDP Per Kabupaten/Kota

1]Kota Kupang. Jumlah ODP dan PDP 167 orang, sembuh atau selesai pemantauan 45 orang, jumlah saat ini 121 orang dan 2 orang dirawat di RS. W.Z Yohanes Kupang, karantina mandiri 119 orang.

2]Kabupaten Kupang. Jumlah ODP dan PDP 46 orang. 1 orang dirawat di RS. Siloam Kupang dan 45 orang karantina mandiri.

3]Kabupaten TTS. Jumlah ODP dan PDP 60 orang. 5 orang sembuh atau selesai pemantauan, dan 54 orang karantina mandiri. 4]Kabupaten TTU. Jumlah ODP dan PDP ada 31 orang. 1 orang sembuh dan jumlah saat ini 30 orang dan 30 orang ini karantina mandiri.

5]Kabupaten Belu. Jumlah ODP dan PDP ada 52 orang. Selesai pemantauan 10 orang dan sisa 42 orang masih karantina mandiri. 6]Kabupaten Malaka. Jumlah ODP dan PDP ada 3 orang. Selesai pemantauan 1 orang dan ODP sisa 2 orang dan semuanya karantina mandiri.

7]Kabupaten Rote Ndao. Jumlah ODP dan PDP 43 orang. Sembuh/selesai pemantauan ada 17 orang, jumlah saat ini ada 26 orang dan semuanya karantina mandiri. 8]Kabupaten Sabu Raijua. Jumlah ODP dan PDP 5 orang. Sembuh/selesai pemantauan 2 orang, ODP saat ini 3 orang dan semuanya karantina mandiri.

9]Kabupaten Alor. Jumlah ODP dan PDP 27 orang. Sembuh/selesai pemantauan 3 orang dan jumlah saat ini ODP 14 orang, semuanya karantina mandiri. 10]Kabupaten Ende. Jumlah  17 orang, selesai pemantauan 5 orang dan jumlah saat ini 11 orang, 1 orang dirawat di RSUD Ende,  karantina mandiri 10 orang. 11]Kabupaten Sikka. Jumlah 94 orang, sembuh 35 orang. Jumlah saat ini 58 orang dan semuanya karantina mandiri.

12]Kabupaten Flotim. Jumlah 15 orang, 2 orang sembuh, dan sisa 10 orang sedang karantina mandiri. 13]Kabupaten Lembata. Jumlah orang 48 orang, selesai pemantauan 4 orang, jumlah saat ini 43 orang dan semuanya karantina mandiri. 14]Kabupaten Ngada. Jumlah 17 orang dan semuanya karantina mandiri (Ngada bertambah 4 orang dari jumlah 13 orang sebelumnya]. 15]Kabupaten Nagekeo. Jumlah 26 orang dan yang sembuh 7 orang, jumlah saat ini 18 orang dan semuanya karantina mandiri.

16]Kabupaten Manggarai. Jumlah 14 orang dan yang sembuh 6 orang, jumlah saat ini 8 orang dan semuanya karantina mandiri. 17]Kabupaten Manggarai Barat. Jumlah 71 orang, sembuh 11 orang, sisa 56 orang masih dalam status karantina mandiri. 18] Kabupaten Manggarai Timur, jumlah 34 orang, sembuh 3 orang, jumlah saat ini 31 orang dan sedang karantina mandiri.

19]Kabupaten Sumba Timur. Jumlah 75 orang, sembuh 32 orang, saat ini ada 43 orang ODP dan sedang karantina mandiri. 20]Sumba Barat, berjumlah 9 orang, yang sembuh 1 orang, jumlah saat ini 8 orang dan sedang karantina mandiri. 21]Kabupaten SBD. Jumlah 72 orang, sembuh 14 orang, jumlah saat ini 58 orang,  1 sedang dirawat di RSUD. Caritas SBD, karantina mandiri 56 orang. 22]Kabupaten Sumba Tengah. Jumlah 10 orang, sembuh 9 orang, 1 orang masih dalam karantina mandiri.

“Data ini yang terkini hari ini pukul 21.00 wita malam dan kita tetap mengharapkan daerah kita NTT tetap dalam status negatif corona atau negatif covid-19,” ujar Marius. (kt/Humas dan Protokol Setda Provinsi NTT)

[1] Data ODP dan PDP dari Satgas Percepatan Pencegahan Covid-19 dicolect sejak tanggal 18/3/2020 hingga saat ini (6/4/2020).

Comments
Loading...