Edukatif, Investigatif, Faktual, Berimbang

Gubernur Panen Jagung Komposit Lamuru di Kecamatan Amabi Oefeto

0 81

KORANTIMOR.COM – KUPANG – Gubernur Nusa Tenggara Timur, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) hari ini (Kamis, 2/4/2020) mengikuti kegiatan panen jagung jenis Komposit Lamuru milik Kelompok Tani Fajar Pagi di Kecamatan Amabi Oefeto-Kabupaten Kupang. VBL mengapresiasi kerja Kelompok Tani Fajar Pagi.

Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat saat panen jagung di Kecamatan Amabi Oefeto (Kamis, 2/4/2020)

Orang nomor satu di NTT ini sangat mengapresiasi apa yang telah dikerjakan oleh Kelompok Tani Fajar Pagi, karena telah berhasil menanam, merawat dan akhirnya dapat menuai hasil dengan kualitas yang sangat baik. Melihat hasil yang telah dicapai oleh Kelompok Tani Fajar Pagi ini, membuat mantan Anggota DPR RI ini meminta Kepala Dinas Pertanian untuk segera mendata jumlah lahan di Kabupaten Kupang yang kedepannya dapat ditanami jagung.

“Saya mau agar kedepan Dinas Pertanian mendata berapa besar lahan kosong yang dapat ditanami jagung, siapa yang mengelola, sampai ke perhitungan anggaran. Buat perhitungan sampai ke anggaran yang dibutuhkan berapa banyak, sehingga pemerintah akan masuk untuk memfasilitasinya,” urai Gubernur.

“Kalau kesulitan air maka pemerintah akan bantu dengan cara membelokkan aliran air dari sungai yang ada di sekitar ke lokasi tanam. Jadi tidak akan ada lagi masalah mengenai air kedepannya. Asalkan untuk kesejahteraan rakyat, maka apapun akan difasilitasi oleh pemerintah, tentunya dengan perhitungan yang cermat,” sambung Laiskodat.

Sebelum meninggalkan lokasi tersebut, Gubernur Viktor juga meminta kepada  pihak Kelompok Tani Fajar Pagi agar mengumpulkan kembali batang jagung yang telah selesai dipanen untuk untuk dijadikan pakan ternak. Pemerintah akan menyiapkan orang untuk melatih Kelompok Tani Fajar Pagi bagaiamana cara mengolahnya.

Kelompok Tani Fajar Pagi ini telah berhasil memanen jagung dengan jenis yang sama di lahan seluas 52 hektar, dan masing – masing hektarnya mampu menghasilkan jagung 5,5 sampai 6 ton.

Sekedar informasi bahwa tempat tersebut pernah didatangi oleh Gubernur VBL sebelum dirinya dilantik menjadi Gubernur NTT. Saat itu dirinya meminta agar tempat ini mampu melaksanakan program pemerintah “tanam jagung panen sapi”, saat itu pula beliau berjanji akan mendatangkan tenaga pendamping  untuk melatih para petani mengenai cara tanam yang baik sampai ke proses panennya.

Saat ini Kelompok Tani Fajar Pagi ini didampingi 10 orang tenaga pendamping yang berasal dari Dinas Pertanian Provinsi dan dari Pihak Universitas Nusa Cendana. Apa yang beliau (VBL, red) sampaikan saat itu terbukti telah dikerjakan dan menuai hasil yang sangat baik hari ini. Saat ini  kelompok tani tersebut telah mampu menghasilkan kualitas jagung yang baik, dan setiap anggotanya saat ini telah memiliki sapi dari hasil tanam jagung.

Turut hadir mendampingi Gubernur, Wakil Ketua DPRD  Provinsi NTT Christian Mbuik dan juga Staf Khusus Gubernur Imanuel Blegur. (kt/Biro Humas dan Protokol)

Comments
Loading...