Edukatif, Investigatif, Faktual, Berimbang

14 Pasien DBD Meninggal, Pemda Sikka Kerahkan ASN Bantu Penanganan DBD

0 7.984

KORANTIMOR.COM – SIKKA – Korban meninggal akibat DBD di Sikka sudah mencapai 14 orang dari total 1.0195 orang yang terpapar  DBD. Terhadap endemik mematikan ini, Pemerintah Kabupaten Sikka mengkerahkan seluruh ASN dan OPD serta Camat dan Lurah/Kades, termasuk pemilik hotel dan stakeholders lainnya di Sikka melakukan upaya preventif dan kuratif serta promotif. Pemkab Sikka juga akan menggeser anggaran daerah yang fokus untuk memberantas dan mencegah DBD.

Demikian penyampaian Kabag Humas dan Protokol Setda Kabupaten Sikka, Feri Awales melalui pesan Whatssap kepada awak media pada Selasa [10/3/2020] pukul 10:36 Wita.

Terkait penangan DBD di Sikka, Bupati Sikka, Fransiskus Roberto Diego juga telah turun langsung ke lapangan memimpin kerja bakti masal dan masif dengan melibatkan seluruh aparat ASN se-Kabupaten Sikka. Aksi masal dan masif itu untuk pemberantasan sarang nyamuk dan menggalakan 4 M plus selama  14 hari berturut turut, mulai Senin,  09 /3/2020 hingga 23/3/2020.

Bupati Sikka, Fransiskus Roberto Diego pada Rapat Penanggulangan DBD Tingkat Kabupaten Sikka pada Selasa [10/3/2020]
Peserta Rapat Penanganan DBD di Sikka, Selasa, 10/3/2020

Lebih lanjut Kabag Humas dan Protokol Pemkab Sikka itu menjelaskan bahwa endemik tersebut ada keterkaitannya dengan nyamuk. Sumber datangnya nyamuk adalah sampah atau pembuangan sampah yang sembarangan dan yang tidak terutus.  Untuk menangani sampah, Pemkab Sikka mendayagunakan mobil sampah dan mobil tangki air serta merekrut 100 orang relawan untuk mengurus sampah.

“Langkah yang diambil pemerintah untuk menangani sampah yaitu memperbaiki 7 unit mobil  pengangkut sampah dan 1 unit mobil tanki air. Selain itu juga merekrut 100 orang relawan untuk mengurus sampah,” Ujarnya.

Semua Aparatur Sipil Negara di lingkup Pemkab Sikka juga dikerahkan untuk membantu memberantas nyamuk. “Kita harus peduli terhadap kondisi yang ada.  Kita turut berduka atas meninggalnya 14 orang akibat DBD dan  sebagai ungkapan duka, kita galakan kebersihan lingkungan  secara masal dan masif selama 1 bulan,” Jelas Feri.

Sementara itu, Bupati Sikka pada gelar rapat  penanggulangan DBD tingkat Kabupaten Sikka pada Selasa [10/3/2020] meminta seluruh ASN untuk melakukan tindakan promotif dan preventif. Rapat tersebut dihadiri tim Kemenkes RI, Pimpinan OPD,  para Camat,  Lurah/Kepala Desa,  pimpinan hotel, para pengusaha dan undangan lain terkait.

Pada kesempatan itu Bupati Sikka juga menyampaikan terima kasih dan penghargaan terhadap tim medis 3 rumah sakit dan 25 puskesmas di Kabupaten Sikka atas kerja keras mereka sehingga KLB DBD Sikka bisa ditangani secara maksimal. [kt/kos]

Comments
Loading...