Edukatif, Investigatif, Faktual, Berimbang

Napi di Lapas Kelas IIA Kupang Termasuk Penerima Program Resolusi Pemasyarakatan Ditahun 2020

0 81

KORANTIMOR.COMKUPANGLembaga Pemasyarakatan kelas II A Kupang saat ini menampung 556 orang narapidana dari berbagai kasus; ada 76 terpidana korupsi, 24 terpidana kasus narkoba, 3 terpidana kasus teroris, dan sisanya 453 terpidana umum dan titipan. Ke-556 orang narapina tersebut akan menjadi bagian dari penerima manfaat 15 poin Resolusi Pemasyarakatan Warga Binaan Pemasyarakatan Seluruh Indonesia guna peningkatan kualitas layanan pemasyarakatan.

KALAPAS Kelas IIA Kupang, Barahudin A.Md.I.P.S.HI

Demikian penyampaian informasi Kepala Lembaga Pemasyarakatan (LAPAS) Baharudin A.Md.I.P.S.HI kepada sejumlah awak media di ruang kerjaNya pada Kamis [27/2/2020] disela Kegiatan “Media Gathering Kolaborasi Dukungan Resolusi Pemasyarakatan tahun 2020 di Aula Lembaga Pemasyarakatan kelas IIA Kupang.

Ke-15 poin resolusi dimaksud antara lain;

1]pemberian remisi umum kepada sebanyak 142.545 orang. Remisi khusus Idul Fitri sebanyak 131.740 orang, remisi khusus Natal 11.697 orang. Remisi khusus Waisak 1.103 orang, remisi Khusus Nyepi 1.364 orang, remisi khusus Imlek 81 orang.

2] pemberian program integrasi, 3] pelaksaan rehabilitasi medis sebanyak 4000 orang, 4]pelaksanaan rehabilitasi sosial sebanyak 17.540 orang.

5]pemberian makanan siap saji pada dua wilayah yakni Tangerang dan Nusakambangan, 6]Pencegahan dan pengendalian penyakit menular, 7]Peningkatan kualitas WBP, 8]Penyelesaian Overstaying [zero overstaying], 9]Optimalisasi revitalisasi pemasyarakatan dalam rangka overcrowding, 10]Peningkatan target PNPB sebanyak Rp 7 M.

11]Pembentukan kelompok masyarakat peduli pemasyarakatan, 12] sekolah mandiri bagi anak [merdeka belajar], 13]Menghantarkan 48 narapidana teroris berikrar kepada NKRI, 14] Revitalitasi pengelolaan BASAN dan BARAN pada 64 RUPBASAN, 15]Pembangunan zona integritas menuju WBK WBBM pada 681 SATKER Pemasyarakatan. Untuk Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Kupang hanya sampai di point 12.

Kalapas Barahudin juga menyampaikan bahwa Lembaga Pemasyarakatan hari ini bukanlah tempat yang menakutkan seperti bayangan masyarakat tempo doloe, seperti di film-film, tapi lebih pada pembinaan dan sosialisasi. Malah di Lembaga Pemasyarakatan kelas II A Kupang juga ramah Lansia dengan bukti adanya Posyandu Lansia yang rutin dilakukan tiap bulan di Lapas tersebut dalam kerjasama dengan pihak Kelurahan Oesapa.

Selain posyandu lansia, Lapas Kelas II A juga selalu melakukan pendekatan dan pembelajaran dengan para warga binaan untuk bisa bersosialisasi dengan masyarakat.

“Memang tidak mudah, namun akan lebih sulit lagi jika kita tidak mampu memberikan pengajaran dan pendekatan secara intern. Bahkan tak jarang juga kita harus melakukan operasi-operasi dadakan untuk mengantisipasi hal hal yang tidak diinginkan. Fungsi kontrol dan waspada sangat diperlukan apalagi menghadapi narapidana yang masih punya jaringan diluar. Misalnya seperti narapidana narkoba dan napi teroris.”

Terkait hal ini juga adanya layanan pendidikan formal dan informal bagi Narapidana yang masih dalam usia pendidikan dengan harapan ketika mereka keluar dari Lembaga Pemasyarakatan, mereka bisa memiliki bekal hidup secara lebih baik.

Melalui Media Gathering tersebut, Kementerian Hukum dan HAM melalui Lembaga Pemasyarakatan Kupang Kelas II A Kupang mengharapkan kerjasama dukungan media untuk mendesiminasikan informasi tersebut kepada publik NTT dan Indonesia Umumnya tentang upaya peningkatan layanan pemasyarakatan melalui program Resolusi Pemasyarakatan Tahun 2020. [kt]

Comments
Loading...