Edukatif, Investigatif, Faktual, Berimbang

Pertandingan FC Lambada vs Tunas Gloria Ditunda, Tim Lain Lanjut Bermain

0 98

KORANTIMOR.COM – KUPANGPetandingan lanjutan babak 16 Besar Futsal Liga Pemuda Pancasila Paman Sam 2020 antara FC Lambada dan Tunas Gloria FC Lambada [Selasa, 25/2/2020] berbuntut scorsing [penundaan] akibat protest dan dugaan tindak kekerasan anggota tim pelatih Lambada kepada wasit yang memimpin pertandingan. Panitia pun memutuskan pertandingan dilanjutkan dengan tim lain.

Tim Futsal FC Tunas Gloria Disela Waktu Jedah setelah pertandangingan versus FC Lambada discorse panitia [Selasa/25/2/2020].
Kronologis terkait ricuh tersebut menurut salah satu anggota panitia [yang menolak namanya disebutkan] bermula dari akumulasi 6 kali pelanggaran oleh pemain Lambada terhadap pemain tim Tunas Gloria yang dihadiahi pinalti oleh wasit.

Tak terima keputusan wasit, salah satu anggota tim pelatih AFC Lambada diduga melakukan tindak kekerasan terhadap wasit yang memancing situasi di arena pertandingan memanas. Wasit pun meminta perlindungan panitia dan pihak keamanan agar situasi kembali kondusif dan normal sehingga pertandingan dapat dilanjutkan.

Namun mempertimbangkan kondisi keamanan dan kenyamanan semua pihak terkait, wasit pun akhirnya menghentikan sementara pertandingan dan segera keluar  lapangan. Hal ini membuat pertandingan kedua tim tersebut jedah sekitar 70 menit.

Perwakilan kedua tim lanjut meminta tanggapan dan keputusan panitia apakah pertandingan lanjut ataukah discorse dan ataukah ada kemungkinan sanksi terkait insiden tersebut. Merespons hal tersebut panitia memanggil para pihak terkait untuk berembuk.

Ketua Panitia Liga Pemuda Pancasila Paman Sam 2020, Oni Selan [kaos kuning bergaris coklat], sedang berdiskusi dengan perwakilan tim FC Lambada dan FC Tunas Gloria
Setelah melewati proses diskusi atau rembuk yang alot, akhirnya panitia dan perwakilan masing-masing tim managerial menyepakati pertandingan Lambada vs Tunas Gloria ditunda hingga ada titik terang persoalan tersebut setelah pembahasan internal panitia dengan tim managerial masing-masing tim.

Mengingat jadwal pertandingan yang padat, panitia futsal Liga Pemuda Pancasila Paman Sam memutuskan pertandingan futsal dilanjutkan dengan tim lain. Informasi tersebut pun diperdengarkan melalui pengeras suara yang disambut gempita para penonton dan suporter. Mendengar pertandingan dilanjutkan dengan tim lain, ribuan penonton yang sebelumnya sempat  keluar dan tertahan di luar gedung olah raga berebutan masuk kembali dan memenuhi gedung olah raga KONI NTT.

“Salah paham dan salah kata serta emosi itu hal biasa dalam pertandingan futsal atau sepak bola, pertandingan tetap kita lanjutkan dengan tim lain. Jangan biarkan semangat bertanding kita itu kendor,” Ujar salah satu anggota panitia yang menolak namanya disebutkan. [kt]

Comments
Loading...