Edukatif, Investigatif, Faktual, Berimbang

Tim Futsal Puteri Tampil, Liga Pemuda Pancasila-Paman Sam Rasa Piala Dunia Mini

0 80

KUPANG – KORANTIMOR.COMHari kedua Pertandingan Futsal Liga Akbar Pemuda Pancasila-Paman Sam seru dan menarik perhatian ribuan penonton. Dari sekian tim futsal yang didominasi tim futsal pria, tampil tim futsal puteri yang disambut gemuru tepuk tangan penonton walau pertandingannya berlangsung pada  pukul 20.00 malam.

Salah satu tim puteri yang tampil di pertandingan Futsal Liga Pemuda Pancasila dan Paman Sam (18/2/2020)

“Ini sebuah semangat yang baik dan kami mengapresiasi antusiasme mereka. Ini baru namanya Liga Pemuda Pancasila-Paman Sam Rasa Pialah Dunia Mini.” Ujar Sekjend Panitia Liga Pemuda Pancasila-Paman Sam, Patrick Juang Rebong menanggapi eforia tersebur ketika ditemui awak media  disela pertandingan di GOR Oipoi-Kupang [18/2/2020].

Lebih lanjut Patrick mengungkapkan bahwa Liga Pemuda Pancasila-Paman Sam tidak hanya diadakan untuk memberi kejutan tetapi semangat olah raga dan hidup sehat serta hiburan bagi seluruh generasi muda Kota Kupang.

Terkait dampak penting dari even ini bagi masyarakat luas Kota Kupang, Patrick  menjelaskan bahwa Liga tersebut selain memberi semangat olah raga dan menghibur juga memberi economic empowerement [pemberdayaan ekonomi] bagi masyarakat.

Even Liga Pemuda Pancasila dan Paman Sam memberi ruang bagi masyarakat kecil-menegah untuk berdagang dan meningkatkan pendapatan ekonomi dengan jajanan hasil usaha rumah tangga seperti; kue dan minuman serta snack dan jajanan sejenisnya. Lebih dari itu menarik PAD bagi Pemda Kota Kupang melalui retribusi tiket dan parkir.

“Ini juga triger bagi anak mudah meningkatkan semangat olah raga karena kehadiran mereka memberi pengaruh positif bagi orang muda Kota Kupang dan sekitarnya melawan persoalan-persoalan kita selama ini yakni promosi hidup sehat yang hanya sebatas kampanye dan retorika belaka.” Tandas Patrick.

Anak muda itu butuh perhatian lebih. Salah satunya ialah melalui olah raga agar orang muda menghindari kegiatan-kegiatan kontra produktif seperti Narkoba dan sex bebas yang berdampak HIV&AIDS.

Agar tercipta generasi yang kuat, orang muda harus sehat. Kita tidak hanya bicara ayo olah raga, tetapi sudah melakukan aksi nyata dengan mengajak masyarakat berolah raga agar sehat.

“Antusiasme peserta dan penontong dua hari terakhir ini menunjukkan ternyata masyarakat Kota Kupang sangat cinta olah raga; termasuk futsal dan senam zumba maupun dansa serta tarian kreasi. Aksi ini sejalan dengan dengan semangat NTT bangkit menuju sejahtera; mulai dari Orang Mudanya. “Kami yakin gerakan hidup sehat seperti ini akan sampai pelosok kecamatan dan kelurahan karena diminati dan dicintai masyarakat.” Ujarnya.

Patrick pun menambahkan bahwa kegiatan ini berhasil merangkai jaringan anak muda di seluruh NTT dengan hadirnya perwakilan tim yang datang dari Alor, Adonara, Atambua, TTU dan TTS.

Hari kedua ini kegiatan ini berjalan baik dan sukses menarik penonton, khususnya ribuan orang muda yang memadati GOR ini. Ini antusiasme dan respon positif orang muda yang baik dan perlu diapresiasi. “Liga Ini serasa piala dunianya anak muda NTT. Ribuan hadir siang dan malam sejak kemarin.” Ungkapnya.

Sekjen Panitia itu mengharapkan adanya dorongan/motivasi dari Pemda Kota Kupang bagi masyarakat untuk membangun semangat hidup sehat melalui olah raga.

“Kontingennya lebih dari 1.200 orang belum termasuk penonton dan pelaku ekonomi produktif. Kita harap pak Wali Kota Kupang, Jefri Riwu Kore juga datang menyaksikan even ini. Kehadiranya cukup beberapa menit akan turut memberi motifasi bagi anak mudanya untuk berolah raga. Ini sebuah social movement orang muda, mengkampanyekan gerakan anti HIV&AIDS dan Narkoba.” Ujar Patrick.

Sementara itu Ketua Panitia Liga Pemuda Pancasila dan Paman Sam, Oni Selan yang ditemui awak media disela pertandingan futsal hari kedua mengungkapkan antusias penonton yang luar biasa karena tidak hanya ada olah raga futsal, tetapi ada senam zumba dan dance serta tarian kreasi turut. [kt]

 

Comments
Loading...